Putin: Rusia Tidak Dapat Diperas | Fokus | DW | 04.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Putin: Rusia Tidak Dapat Diperas

Presiden Rusia, Vladimir Putin menekankan,pemerintahannya tidak akan membiarkan Georgia melakukan pemerasan terhadap Rusia.

Vladimir Putin

Vladimir Putin

Hal tersebut diungkapkan Putin sehubungan dengan terus memburuknya hubungan Rusia dan Georgia setelah penangkapan empat pejabat rusia di Tiblisi.

„Saya tidak akan membiarkan, bahwa seseorang menggunakan kekuasaannya untuk memeras Rusia.“ Ujar Putin di hadapan Parlemen hari Rabu.

Rusia sendiri bereaksi terhadap penangkapan tersebut dengan memblokir jalur logistik udara, laut dan darat ke Georgia. Sebagai balasan, Bank Nasional yang dahulu berada di bawah Uni Sovyet mengumumkan akan menghalangi masuknya Rusia ke Organisasi perdagangan Dunia (WTO) selama Rusia masih memberlakukan sanksi logistik tersebut.

Konflik antara Rusia dan Georgia diawali dengan penangkapakn empat pejabat Rusia di Gerogia dengan tuduhan telah terlibat kegiatan mata-mata. Pada hari senin kemarin, pemerintahan di Tiblisi telah membebaskan ke-empat pejabat tersebut.

Akan tetapi, Moskow mengumumkan tetap akan memberlakukan sanksi logistik kepada Georgia. Hubungan kedua negara terus memburuk sejak naiknya Michail Saakaschvilli sebagai presiden Georgia tiga tahun lalu.

Saakaschvilli sendiri telah menetapkan haluan politiknya yang pro-barat. Georgia ingin menjadi anggota pakta pertahanan atlantik utara (NATO) dan memperkuat hubungan dengan Uni Eropa. Moskow khawatir akan kehilangan pengaruhnya di kawasan tersebut.

  • Tanggal 04.10.2006
  • Penulis Reuters
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CJaL
  • Tanggal 04.10.2006
  • Penulis Reuters
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CJaL