Program Transmigrasi Indonesia | Sosial | DW | 18.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosial

Program Transmigrasi Indonesia

Mulai 2007, Indonesia menargetkan menempatkan 82 ribu transmigran di pulau-pulau tak berpenghuni yang terletak di daerah perbatasan dengan negara tetangga.

Masih banyak pulau di Indonesia belum dihuni

Masih banyak pulau di Indonesia belum dihuni

Mulai tahun 2007 mendatang Pemerintah Indonesia menargetkan untuk menempatkan 82 ribu kepala keluarga transmigran di berbagai pulau-pulau terluar yang ada di Kepulauan Indonesia. 82 ribu kepala keluarga transmigran ini diharapkan dapat memanfaatkan berbagai sumberdaya alam yang terdapat pulau-pulau tersebut. Selain itu penempatan transmigran ini diharapkan dapat menghindari pengakuan kepemilikan pulau-pulau yang masuk dalam wilayah Indonesia oleh negara lain.

Direktur Jendral Pembinaan Pengembangan Masyarakat Kawasan Transmigrasi Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Drs. Djoko Sidik Pramono pada keteranganya di Kuta Bali pada Senin (16/10) lalu mengungkapkan, dari sekitar 17 ribu pulau yang ada di wilayah Indonesia, tercatat lebih dari 9.000 pulau tidak memiliki nama dan tidak berpenghuni. Pulau-pulau tidak bernama ini tersebar di 26 propinsi, 7 propinsi kepulauan dan daerah-daerah perbatasan dengan negara sahabat.

Sebelum menempatkan para transmigran di daerah pulau tujuan, terlebih dahulu pemerintah akan menyediakan berbagai fasilitas guna menunjang kehidupan para transmigran, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, pasar dan berbagai fasilitas umum lainnya. Selain itu pemerintah juga telah menyiapkan 82 ribu unit perumahan, diantaranya 12.753 unit pada propinsi kepulauan.

Pramono menyatakan, transmigran yang akan ditempatkan di pulau-pulau terluar lebih diprioritaskan dari Pulau Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Untuk tahap awal dua pulau yang dijadikan tempat transmigrasi yaitu pulau-pulau di daerah propinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Kepala Dinas Trasmigrasi Nusa Tenggara Barat Imbang Shyahrudin mengatakan, Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat telah menyiapkan tempat transmigrasi di kawasan Teluk Saleh. Apalagi sampai saat ini di Teluk Saleh terdapat ribuan pulau yang belum berpenghuni.

Data Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyebutkan, saat ini terdapat 7 propinsi kepulauan di Indonesia, diantaranya Kepulauan Riau, Bangka-Belitung, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Pada wilayah 7 propinsi kepulauan ini tercatat lebih dari 5.000 pulau belum memiliki nama.