Pria Jerman Temukan Peninggalan Tembok Berlin | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW | 24.01.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Sosbud

Pria Jerman Temukan Peninggalan Tembok Berlin

Pria 37 tahun itu menemukan sisa tembok Berlin dalam sebuah hutan di utara kota tersebut. Situs tembok itu diyakini peninggalan dari konstruksi tahap awal pembangunan tembok Berlin.

Deutschland - Mauerrest Berlin Schönholz (Pankower Chronik/C. Bormann )

Situs tembok Berlin di daerah Schönholz.

Seorang sejarahwan lokal telah menemukan bangunan tembok sepanjang 80 meter peninggalan dari tembok Berlin. Pada hari Senin (22/01/2018) ia mempublikasikan temuannya kepada khalayak agar otoritas setempat dapat merawat situs bersejarah itu.

"Dari penelitian yang saya lakukan, ini adalah bagian terakhir dari dinding asli (tembok Berlin)," kata Christian kepada harian Berliner Zeitung. Kantor pemerintah setempat tidak mengetahui tentang situs tersebut. Pada sebuah laporan, situs tersebut dikatakan telah dibongkar.

Christian menemukan tembok tersebut sejak tahun 1999 di daerah Schönholz, bagian utara Kota Berlin. Christian memilih diam akan penemuannya itu hingga awal pekan lalu ia mengunggah hal tersebut dalam blog pribadinya (https://pankowerchronikdotde.wordpress.com/) serta menghubungi pejabat setempat. Ia telah melihat kerusakan pada tembok tersebut akibat badai dan aksi vandalisme warga. Maka dari itu Christian merasa wajib menghubungi pihak berwenang agar situs itu bisa dilestarikan.

Peninggalan tahap awal pembangunan

Christian mengatakan bahwa pemerintah komunis di Jerman Timur — yang secara resmi dikenal sebagai German Democratic Republic (GDR) — membuat bagian tersebut pada tahap pertama pembangunan. GDR menutup perbatasan dan mulai membuat dinding pada tanggal 13 Agustus 1961 untuk memisahkan diri dari Berlin Barat yang dikendalikan oleh Jerman Barat.

Pada awal pembangunan, dinding hanya terdiri dari kawat berduri dan alarm. Namun pada tahap selanjutnya tembok dibangun beserta menara pengawas untuk menempatkan petugas bersenjata. Hal ini mengubah perbatasan menjadi yang disebut penduduk setempat sebagai "jalur kematian".

Penemuan penting

Lebih dari seratus orang meninggal saat mencoba melintasi perbatasan yang dijaga sangat ketat. Menunjukkan bahwa perang dingin sangat menyakitkan bagi warga Berlin.

Arne Gericke, Anggota Parlemen Eropa, akan mengunjungi Bormann pada hari Kamis (25/01). Arne mengatakan kepada Berliner Zeitung bahwa Bormann telah membuat "penemuan Eropa yang signifikan."

yp/hp  

Laporan Pilihan