Polisi Perancis Buru Gangster Setelah Secara Spektakuler Kabur dari Penjara Pakai Helikopter | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 02.07.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Kriminalitas

Polisi Perancis Buru Gangster Setelah Secara Spektakuler Kabur dari Penjara Pakai Helikopter

Redoine Faid, gangster terkenal keturunan Perancis-Aljazair ini, berhasil kabur dari penjara Perancis dengan menggunakan helikopter.

Kepolisian Perancis meluncurkan pencarian secara besar-besaran untuk menangkap kembali gangster terkenal yang mengatakan bahwa hidupnya terinspirasi oleh film Hollywood seperti "Scarface". Minggu (01/07), Redoine Faid (46) berhasil kabur dari penjara dengan menggunakan helikopter bajakan.

Faid melarikan diri dari penjara dekat kota Paris dibantu dua orang yang menggunakan bom asap dan mesin gerinda untuk bisa masuk ke ruang kunjungan penjara, dimana Faid sedang berbicara dengan saudara laki-lakinya. Fadi berhasil kabur, tetapi menurut pihak penjara saudaranya telah diamankan.

Redoine Faid Fahndung nach Schwerverbrecher aus Frankreich

Redoine Faid

Ketiga pria tersebut kemudian lari dengan menggunakan helikopter. Operasi tersebut hanya memakan waktu 10 menit. Kepada kantor berita AFP, sumber di kepolisian mengatakan "2900 polisi dikerahkan untuk menemukan Fadi".

Helikopter kemudian ditemukan sekitar 60 kilometer dari lokasi penjara. Menurut polisi, pilot helikopter adalah instruktur terbang yang tengah menunggu murid saat dibajak oleh kedua rekan Fadi. Ia dipaksa untuk menerbangkan helikopter lalu dibebaskan dalam kondisi syok.

Setelah mendarat, ketiga pria menggunakan mobil yang kemudian ditemukan dalam keadaan terbakar di lapangan parkir sebuah mal.

Menteri Kehakiman Perancis Nicole Belloubet, yang tiba di penjara Reau Minggu malam (01/07) mengatakan, kemungkinan besar pelaku menggunakan drone untuk mensurvei lokasi. Petugasnya masih melakukan penyidikan selengkapnya.

Aksi melarikan diri ini terjadi setelah April lalu, pengadilan memvonis Faid hukuman penjara 25 tahun karena menjadi dalang dari perampokan bersenjata tahun 2010 yang menewaskan seorang polisi perempuan.

Ini adalah untuk keduakalinya Faid berhasil kabur secara spektakuler. Tahun 2013, ia melarikan diri setelah meledakkan penjara di utara Perancis dengan dinamit.

vlz/hp (AFP, Reuters)

Laporan Pilihan