Polisi Menemukan 745 Kilogram Kokain dalam Nanas di Lisabon | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 18.01.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Narkoba

Polisi Menemukan 745 Kilogram Kokain dalam Nanas di Lisabon

Kepolisian Spanyol dan Portugal berhasil menyita 745 kilogram kokain yang disembunyikan di dalam nanas yang dikirim dari Amerika Latin. Sembilan anggota jaringan narkoba internasional berhasil ditangkap.

Symbolbild Kokain, Drogen

Gambar simbol perdagangan kokain

Kepolisian Iberia, Spanyol, mengumumkan berhasil  menyita ratusan kilogram kokain yang dikemas dalam buah nanas, hari Rabu (18/01/18) kemarin. Selain itu polisi juga menangkap sembilan anggota jaringan penyelundup narkoba internasional. Keberhasilan ini merupakan hasil penyelidikan bersama antara Kepolisian Portugal dan Spanyol  yang dimulai sejak April 2017 lalu, demikian laporan kepolisian.

"Jaringan internasional yang terorganisir ini telah berulang kali menyelundupkan kokain dalam jumlah besar ke Eropa,” dinyatakan penyidik Portugal.

Pada bulan November 2017, polisi Spanyol menemukan dan menyita hampir 400 kilogram kokain di Madrid dan Barcelona. Mereka mengatakan, penyelidikan lebih lanjut mengarah pada satu perusahaan impor pengiriman buah dari Panama ke Portugal. Aparat kepolisian kemudinan melakukan pemeriksaan pada kapal-kapal dari Amerika Latin yang berlabuh di Lisabon, Portugal.

Buah nanas segar berisi narkoba

Dalam jumpa pers, Menteri Dalam Negeri Spanyol  Juan Ignacio Zoido mengatakan, bubuk kokain tersebut dikemas dalam tabung silinder yang dibalut lilin berwarna kuning, yang kemudian disembunyikan di dalam buah nanas yang sudah dikosongkan isinya.

Polisi juga berhasil menggerebek laboratorium di Pinto dan Nuevo Baztan tidak jauh dari kota Madrid, sekaligus menyita dua mesin pres hidrolik, tiga mesin pengemas dan uang tunai senilai 400.000 Euro.

Menurut kepolisian, sindikat penyeludup narkoba ini dipimpin oleh dua kakak beradaik asal Kolombia. Mereka menyimpan kokain selundupan di Terrasa, Barcelona, sebelum dikirim ke Madrid setiap 15 sampai 20 hari sekali. Kokain yang dikemas dalam nanas ini dikirim dari Panama lewat jalur laut ke pelabuhan Lisabon, Portugal.

Semenanjung Iberia merupakan jalur masuk utama kokain dan narkoba lainnya ke Eropa, baik langsung dari Amerika Latin maupun memutar melalui Afrika Utara dan Afrika Barat. 

yf/as (rtr)