1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Petugas polisi berjaga di luar kantor Apple Daily
Polisi berjaga di luar kantor Apple Daily, tempat Fung Wai-kong bekerja selama 13 tahunFoto: Kin Cheung/AP Photo/picture alliance

Polisi Hong Kong Kembali Tangkap Jurnalis Apple Daily

28 Juni 2021

Fung Wai-kong adalah eksekutif ketujuh surat kabar Apple Daily yang ditangkap polisi Hong Kong karena diduga melanggar undang-undang keamanan nasional. Ketika ditangkap, ia sedang di bandara untuk pergi ke Inggris.

https://www.dw.com/id/polisi-hong-kong-kembali-tangkap-jurnalis-apple-daily/a-58070757

Polisi Hong Kong menangkap seorang jurnalis senior surat kabar pro-demokrasi Apple Daily pada Minggu (27/06) malam, demikian media lokal melaporkan. Fung Wai-kong ditangkap di bandara internasional Hong Kong sebelum menaiki pesawat ke Inggris. Dia diduga melanggar undang-undang keamanan nasional Hong Kong.

Penangkapan Wai-kong terjadi setelah Apple Daily mencetak eksemplar terakhirnya pada Kamis (24/06). Koran itu terpaksa ditutup lantaran pihak berwenang membekukan aset dan menahan pemimpin redaksi beserta pejabat eksekutif.

Mengapa jurnalis Apple Daily ditangkap?

Fung Wai-kong diyakini akan meninggalkan Hong Kong menuju Inggris pada saat penangkapannya (27/06), surat kabar Hong Kong South China Morning Post (SCMP) melaporkan.

Dia ditangkap karena dicurigai melakukan kolusi asing yang berpotensi membahayakan keamanan nasional, lapor SCMP dan outlet berita online Citizen News, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Wai-kong ditahan di kantor polisi bandara dan belum didakwa.

Polisi Hong Kong mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang pria berusia 57 tahun telah ditangkap di bandara karena "berkolusi dengan negara asing atau pasukan asing yang bisa membahayakan keamanan nasional." Mereka menambahkan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Fung Wai-kong telah menjadi penulis editorial untuk Apple Daily sejak 1997 dan juga berkarier sebagai kolumnis di CitzenNews, sebuah portal berita lokal.

ha/rap (Reuters, AP)