Pidato Geger Rumsfeld | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 31.08.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pidato Geger Rumsfeld

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld mengatakan dunia terancam oleh fasisme baru.

Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld di Irak

Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld di Irak

Ia memperingatkan, paham fasisme yang dianut dan dibesar-besarkan oleh golongan tertentu sebelum Perang Dunia II, namun pada akhirnya ancaman ini tidak dihiraukan, dapat muncul kembali.

Donald Rumsfeld menyamakan kelompok anti perang dengan kalangan yang menghindari konfrontasi dengan Hitler di tahun 30-an abad lalu. Kini, demikian Rumsfeld bertutur di hadapan veteran militer Amerika, zaman berhadapan dengan tantangan yang sama, yaitu ancaman fasisme. Namun, nampaknya ada yang tidak belajar dari pengalaman.

Rupanya pidato Rumsfeld dengan menyebutkan perang Irak sebagai bagian dari perang melawan terorisme adalah strategi baru pemerintahan Bush. Rumsfeld menuduh para pengritik pemerintahan Bush mempunyai pandangan destruktif dan melontarkan pertanyaan retoris:

Apakah kami dapat membiarkan pandangan ini, bahwa Amerika Serikat adalah penyebab kejahatan di dunia?”

Donald Rumsfeld tidak menyebutkan, siapa yang sebenarnya berada di belakang pernyataan ini, akan tetapi ia menekankan hal-hal apa yang penting baginya dalam perang panjang atau perang baru ini.

Ketidakjelasan intelektuel dan moral dapat melemahkan kemampuan masyarakat bebas untuk membedakan siapa yang benar atau salah.”

Itu berarti Menteri Pertahanan Amerika Serikat menuntut kejelasan moral dan secara tidak langsung mengatakan siapa yang sebetulnya berada di pihak yang benar, yaitu Amerika Serikat. Nampaknya pesan ini dijadikan strategi pemerintahan Bush untuk memasuki pemilihan kongres dan senat bulan November mendatang.

Iklan