Pesawat AdamAir Jatuh, Penyebab dan Lokasi Belum Diketahui | Fokus | DW | 02.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Pesawat AdamAir Jatuh, Penyebab dan Lokasi Belum Diketahui

Tahun baru di Indonesia diawali dengan musibah kecelakaan pesawat AdamAir. Namun buruknya cuaca menyulitkan tim penyelamat untuk mengevakuasi korban kecelakaan pesawat tersebut.

Salah seorang keluarga korban

Salah seorang keluarga korban

Tim penyelamat kecelakaan pesawat AdamAir masih mengalami kesulitan dalam mengevakuasi korban. Selain faktor buruknya cuaca, lokasi kecelakaan yang sulit ditempuh, menghambat proses pencarian korban. Pesawat AdamAir jurusan Surabaya-Menado tersebut jatuh kemarin sore. Diperkirakan lokasi tak jauh dari Plewali Mandar, Sulawesi Barat. Tidak adanya sinyal telefon menyulitkan hubungan komunikasi antara tim yang berada di lapangan dan pusat krisis. Eddy Aminuddin, Divisi lalu Lintas Penerbangan Bandar Udara Hasanuddin:

“Tim kami sudah berangkat ke sana tapi terhalang cuaca. Sinyal handphone juga tidak ada. Jadi putus komunikasi. Tim SAR dan masyarakat sudah terjun ke lokasi. Sampai sekarang kami belum tahu penyebabnya. Kita harapkan malam ini evakuasi bisa kami laksanakan.”

Berbagai tim diterjunkan untuk membantu korban. Belum diketahui pasti penyebab jatuhnya pesawat. Kepala penerangan daerah militer 7 Wirabuana, Amsal.

„Take off dari Surabaya jam 13.00. Lalu kehilangan kontak pada pukul 15.00. Belum perbah sebelumnya terjadi kecelakaan di lokasi tersebut. Baru sekarang ini.“

Menurut rencana, para korban akan segera dievakuasi ke Polewai Mandar, Majene dan Pinrang. Sesudah itu para korban akan dipindahkan ke Makasar.

  • Tanggal 02.01.2007
  • Penulis Ayu Purwaningsih
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CIwN
  • Tanggal 02.01.2007
  • Penulis Ayu Purwaningsih
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CIwN