Perusahaan Jerman Bosch Luncurkan Alat Uji Cepat Corona | IPTEK: Laporan seputar sains dan teknologi dan lingkungan | DW | 27.03.2020
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Wabah Corona

Perusahaan Jerman Bosch Luncurkan Alat Uji Cepat Corona

Perusahaan teknologi asal Jerman, Bosch, melaporkan keberhasilannya memproduksi alat uji cepat deteksi penyakit COVID-19 yang hanya butuh waktu 2,5 jam.

Menurut informasi perusahaan, berkerja sama dengan Randox Laboratories, Bosch telah berhasil mengembangkan alat analisis untuk uji cepat atau rapid test kasus corona.

Perangkat uji cepat itu diberi nama Vivalytic. Alat ini disebut mampu mendiagnosis sepuluh patogen yang ada dalam saluran pernapasan secara bersamaan dalam waktu dua setengah jam dengan bantuan kartrid uji khusus, demikian ungkap Bosch.

Tersedia mulai April

Menurut lembaga pengendalian penyakit pemerintah federal Jerman, Robert Koch Institute (RKI), saat ini tes penyakit COVID-19 butuh waktu sekitar empat hingga lima jam. Selain itu, perlu tambahan waktu untuk mengambil sampel dan melaporkan hasilnya karena tes tersebut seringnya dilakukan di laboratorium eksternal. Tes Bosch ini diperkirakan akan dapat dilakukan secara langsung di tempat praktik dokter atau di rumah sakit.

Menurut informasi perusahaan, alat analisis saat ini sudah tersedia. Sementara kartrid uji untuk virus SARS-CoV-2 diperkirakan akan tersedia di Jerman mulai April dan selanjutnya juga akan tersedia di negara-negara lain.

Menurut Bosch, alat tes baru SARS-CoV-2 ini memiliki "akurasi lebih dari 95 persen" dan memenuhi standar kualitas Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Bosch rencanaya akan menawarkan perangkat uji ini melalui mitra penjualan teknologi medis termasuk ke laboratorium, rumah sakit, dan praktik-praktik dokter. 

ae/yf (dpa, afpe)

 

Laporan Pilihan