Pertemuan Antara Barroso dan Merkel | Fokus | DW | 12.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Pertemuan Antara Barroso dan Merkel

Mulai 1 Januari 2007 Jerman akan mengambil alih kepemimpinan Uni Eropa selama enam bulan

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Komisi Uni Eropa Barroso

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Komisi Uni Eropa Barroso

Untuk menyiapkan tugas itu, Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso mengadakan pembicaraan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin Rabu (11/10) kemarin. Setelah pertemuan dengan Kanselir, Barroso mengikuti rapat mingguan kabinet yang membicarakan program kerja selama kepemimpinan Jerman di Uni Eropa.

Pemerintah Jerman punya banyak rencana untuk masa kepemimpinan di dewan Uni Eropa yang dimulai 1 Januari 2007. Kanselir Jerman Angela Merkel berniat membuka kembali pembicaraan mengenai konstitusi Uni Eropa. Masalah itu dibekukan sejak Belanda dan Prancis menolak rencana konstitusi itu. Pada akhir kepemimpinan Jerman di UE diharapkan setidaknya terdapat sebuah rencana yang bisa menjadi orientasi bagi ke-25 negara anggotanya. Angela Merkel mengatakan:

„Tema itu tidak akan dapat diselesaikan pada masa kepemimpinan Jerman. Tetapi kami ingin membantu agar kesepakatan tercapai. Kita memerlukan perjanjian konstitusi dan perjanjian itu sebaiknya sudah rampung sebelum pemilu Eropa. Saya kira, masa kepemimpinan Jerman harus punya sebuah target, semacam „roadmap“, sebuah rencana waktu untuk mencapai kesepakatan kebijakan. Saya ingin sekali bahwa kita melaksanakannya dengan penuh ambisi .“

Presiden Komisi Eropa Barroso terkesan ketika menyaksikan rapat kabinet Jerman. Mengomentari hubungan tegang antara kubu sosial demokrat dan kristen demokrat dalam koalisi besar, Barroso mengatakan:

„Sebagai seorang pengamat luar saya dapat mengatakan bahwa suasana di koalisi besar sangat menyenangkan, rileks dan penuh humor.”

Barroso menambahkan, dia yakin bahwa kepemimpinan Jerman di UE akan mendorong Eropa.

Barroso: "Ini dapat dicapai jika kita mampu mengatasi rasa pesimis dan sinis yang saat ini diperlihatkan terhadap Eropa. Kita harus mencapai hasil dan proyek yang nyata. Karena para warga ingin tahu apa yang diberikan Eropa kepadanya dan bagaimana pengaruhnya bagi kehidupan mereka sehari-hari.“

Di tengah-tengah masa kepemimpinan Jerman, ide yang kemudian melahirkan Uni Eropa akan merayakan hari jadinya yang ke-50. Pemerintah Jerman telah mengundang ke-25 pemimpin pemerintah dan negara UE pada 25 Maret 2007 untuk merayakan hari tersebut di Berlin dan sekaligus untuk mensahkan pernyataan bersama mengenai masa depan UE.

Agenda lain dari kepemimpinan Jerman adalah politik energi. Selain itu pemerintah Jerman ingin agar kemitraan UE dan Rusia ditingkatkan, dan juga menghendaki penataan strategi Sentral Asia yang baru. Ditambahkan bahwa Jerman ingin UE mengupayakan stabilisasi di Timur Tengah. Presiden Komisi Eropa Barroso menegaskan bahwa UE terbuka bagi negara Balkan, namun sebelum memasuki UE, negara terkait harus menunjukkan kemajuan dalam bisang ekonomi dan politik.