Pernyataan Resmi Kepemimpinan Jerman di UE | Fokus | DW | 14.12.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Pernyataan Resmi Kepemimpinan Jerman di UE

"Bersama, Eropa akan berhasil." Dengan motto ini Kanselir Jerman Angela Merkel mencanangkan masa jabatan Jerman sebagai ketua Dewan Eropa.

Kanselir Jerman Angela Merkel

Kanselir Jerman Angela Merkel

Untuk itu banyak hal yang direncanakannya. Antara lain Merkel ingin adanya susunan rencana aksi untuk politik energi Eropa dan liberalisasi pasar bersama untuk listrik dan gas. Ia akan menggiatkan perlindungan iklim dan menghidupkan kembali konstitusi Eropa yang gagal. Dan ia juga ingin memperkuat perekonomian Uni Eropa

“Karena jika tidak kuat di bidang ekonomi, jika kita tidak dapat memberikan perspektif bagi warga, maka Uni Eropa tidak akan dapat tampil dengan kuat. Artinya politik yang sukses di Brussel, tapi juga berarti para anggota harus memiliki kebersamaan yang kuat. Pengaruh terhadap perkembangan Uni Eropa hanya kita miliki jika pengangguran menurun, jika perusahaan berkembang dan artinya di sini jalinan erat politik dalam dan luar negeri.”

Yang utama dalam politik luar negeri Uni Eropa adalah suara bersama dari anggotanya. Eropa yang terpecah membahayakan kekuatan Uni Eropa, terutama dalam upaya inisiatif perdamaian di Timur Tengah. Atau memutuskan aturan baru yang adil dalam proses globalisasi. Kepada anggota parlemen Merkel menyerukan untuk memanfaatkan kepemimpinan di dewan Eropa.

"Eropa telah dan tetap merupakan gagasan perdamaian abad ke-20. Dan Eropa tetap menjadi gagasan mendatang abad ke-21. Upaya untuk itu tidak sia-sia, juga upaya untuk mencapai kompromi. Marilah kita bersama-sama bertindak, kita akan berhasil.”

Partai oposisi di parlemen Jerman bersedia bekerja sama. Semua dalam pidatonya menekankan dalam masa kepemimpinan Jerman sebagai ketua dewan Eropa akhirnya menyangkut kepentingan nasional. Meskipun demikian Renate Künast dari Partai Hijau mengkritik Merkel tidak memiliki konsep.

“Jerman dan kami mengharap dari Anda agar Anda mengatakan kemana arah yang dituju, dengan sarana apa dan dengan siapa anda akan membentuk kemitraan serta bagaimana cara mencapai sasaran. Tapi saya harus mengatakan sesuatu kepada Anda Frau Merkel dalam pidato di sini Anda sebenarnya tidak menyebut secara konkrit sasaran Anda.”

Sementara ketua Partai oposisi lainnya demokrat liberal FDP Guido Westerwelle memperkirakan terjadinya konflik antara politik iklim nasional Jerman dengan politik iklim Uni Eropa. Meskipun adanya kritik tersebut Merkel tidak peduli. Ia ingin kesuksesan Jerman memimpin Dewan Eropa. Apalagi untuk pertama kalinya sejak 1999 Jerman memegang kendali Eropa.