Penyadapan telepon di Kedutaan Besar RI di Yangon
12 Juli 2004Iklan
JAKARTA: Departemen Luar Negeri segera memanggil Duta Besar Myanmar di Jakarta sehubungan adanya indikasi kuat penyadapan telepon di ruang Duta Besar RI dan ruang Atase Pertahanan di Kedutaan Besar Indonesia di Yangon. Sebuah penyelidikan yang dilakukan Juni lalu oleh sebuah tim keamanan dari Jakarta yang beranggotakan BIN, Lembaga Sandi Negara dan BAIS menemukan bahwa frekuensi saluran telepon di ruang Duta Besar dan Atase Pertahanan mengalami penurunan ketika digunakan. Ini menunjukkan adanya indikasi penyadapan, kata juru bicara Deplu Yuri Thamrin kepada kantor berita AFP. Selain memanggil Duta Besar Myanmar di Jakarta, deplu juga akan membuat surat protes kepada pemerintah Myanmar di Yangon untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.