Pemerintah Jerman Hendaknya Meningkatkan Dana Bantuan Pembangunan | Sosial | DW | 10.11.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosial

Pemerintah Jerman Hendaknya Meningkatkan Dana Bantuan Pembangunan

Dalam laporan yang dikeluarkan Terre des Hommes dan Deutsche Welthungerhilfe, dua organisasi pembangunan, pemerintah Jerman menuntut ditingkatkannya jumlah dana bantuan pembangunan bagi negara-negara miskin.

Bantuan untuk pendidikan dasar anank-anak seharusnya ditingkatkan, demikian pernyataan Terre des Hommes

Bantuan untuk pendidikan dasar anank-anak seharusnya ditingkatkan, demikian pernyataan Terre des Hommes

Ketua organisasi Terre des Hommes Peter Mucke memuji pemerintah koalisi Jerman yang umurnya hampir satu tahun, yang meneruskan kebijakan politik pemerintah sebelumnya. Kanselir Jerman Angela Merkel berulang kali menyebutkan pemerintahnya sampai tahun 2010 akan meningkatkan dana bantuan pembangunan sampai 0,51% dari pendapatan kotor nasional dan sampai tahun 2015 akan ditingkatkan menjadi 0,7%. Peter Mucke menuturkan:

“Nyatanya, yang tertulis di atas kertas secara resmi dana bantuan pemerintahan Jerman untuk tahun lalu meningkat drastis. Asalnya 7,5 milyar dolar Amerika Serikat di tahun 2004 menjadi 9,9 milyar. Dengan demikian kuotanya meningkat menjadi 0,35 persen dibanding 0,28 persen di tahun 2004.”

Namun Peter Mucke juga menyebutkan, peningkatan itu tidak berarti bahwa dana tersebut betul-betul digunakan untuk pemberantasan kemiskinan dan pelaksaan Tujuan Milenium Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebaliknya, peningkatan tersebut justru disebabkan karena penghapusan hutang sejumlah negara miskin, diantaranya Irak dan Nigeria.

Saat berlangsungnya pertemuan Dewan Kepresidenan Uni Eropa dan KTT G8, pemerintah Jerman memperoleh peluang besar untuk mengubah kebijakan politiknya dalam pemberantasan kemiskinan, demikian dikatakan Terre des Hommes dan Deutsche Welthungerhilfe. Dengan demikian, seharusnya Jerman menjadi perintis untuk mengimplementasikan target-target tersebut.

Ke negara manakah bantuan Jerman sebagian besar mengalir? Peter Mucke menuntut, agar sebagian besar bantuan itu ditujukan untuk negara termiskin di dunia. Ia mengatakan:

“Tinggal Afghanistan, Yaman, Tansania dan tiga negara miskin yang dapat dikategorikan sebagai sepuluh penerima utama bantuan pembangunan dari pemerintah Jerman untuk tahun 2006. Untuk tahun 2005 hanya ada lima negara yang dapat dikategorikan sebagai penerima utama. Sementara pembagian secara regional tidak berubah untuk tahun 2006. Afrika Sub-Sahara memperoleh sepertiga dari bantuan tersebut.”

Namun, Peter Mucke juga mengritik sektor-sektor yang diutamakan pemerintah Jerman. Ia menuturkan:

“Jumlah dana sebanyak 3,5 juta Euro untuk sektor pendidikan relatif kecil. Memang, telah direncanakan dana tersebut akan ditingkatkan untuk pendidikan dasar sampai 75 juta Euro, akan tetapi secara keseluruhan jumlah dana tersebut selalu lebih sedikit dari jumlah di tahun sebelumnya. Sementara di sektor kesehatan dananya tetap saja 83 juta Euro. Terutama untuk pemberantasan HIV/AIDS dana tersebut tidak mencukupi, jika diukur dengan penghitungan PBB.”

Menteri Bantuan Pembangunan Jerman Heidemarie Wieczorek-Zeul menampik kritikan yang dilontarkan Terre des Hommes dan Deutsche Welthungerhilfe akan kurangnya dana untuk pemberantasan HIV/AIDS. Ia menjelaskan, untuk tahun 2006 Jerman telah menyediakan 300 juta Euro dan untuk tahun 2007 jumlahnya akan ditingkatkan sampai 400 juta.