Pemberontak Suriah Kuasai Pos Perbatasan | dunia | DW | 20.07.2012
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Pemberontak Suriah Kuasai Pos Perbatasan

Pemberontak Suriah dilaporkan berhasil merebut sejumlah pintu perbatasan penting ke Irak dan Turki. Pasukan pro-Rezim dilaporkan juga makin terdesak dalam pertempuran di Damaskus.

Kelompok pemberontak tentara pembebasan Suriah dilaporkan menyerbu pos perbatasan ke Irak Kamis (19/07), menewaskan 21 serdadu pro-rezim dan merebut pos perbatasan penting itu. Pemerintah Irak mengkonfirmasi, bahwa pasukan anti-rezim Assad berhasil merebut pos perbatasan penting Abu Kamal di jalan bebas hambatan Euphrat.

Pertempuran di Damakus terus berkobar

Perwira senior Irak Qassim al Dulaimi menyatakan kekhawatirannya terkait risiko keamanan. "Pos perbatasan penting itu tidak lagi dikuasi pemerintah Suriah, dan tidak ada yang dapat memperhitungkan apa yang akan terjadi kemudian", katanya.

Syrien Unruhen Bürgerkrieg brennender Pazer in Damaskus

Tank tentara pemerintah yang terbakar di Damaskus.

Pemberontak juga melaporkan berhasil merebut dua pintu perbatasan penting ke Turki di Bab al Hawa dan Jarablus. Video amatir dari pos perbatasan itu menunjukkan para pemberontak yang mencopot potret Assad dan menginjak-injaknya. 

Serbuan ke sejumlah pos perbatasan penting ke negara tetangga Suriah itu dilancarkan di saat pasukan pro Bashar al Assad difokuskan untuk mengatasi serangan pemberontak di ibukota Damaskus. Disebutkan, posisi pasukan pro-rezim juga makin terdesak.

Saksi mata melaporkan, pemberontak berhasil merebut kantor pusat pemerintah provinsi Damaskus, menjarah isinya, terutama persenjataan dan kemudian membakar gedungnya. Pasukan pemberontak juga memblokir sementara dua jalan utama menuju kompleks pemerintahan di distrik Qanawat itu.

Presiden Bashar al Assad tampil sebentar di layar televisi saat melantik menteri pertahanan baru. Tapi dimana pelantikan dilakukan tidak dirinci. Juga sejak beberapa hari terakhir ini tidak diketahui dimana Assad, istrinya Asma dan tiga anaknya berada. Desas desus menyebutkan Asma Assad dan tiga anaknya telah kabur ke luar negeri.

AS/AB (rtr,afp,dpa,dapd)

Iklan