1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Cek Fakta: Benarkah Pasokan BBM Indonesia Aman?

Felicia Salvina | Fika Ramadhani | Levie Mulia Wardana | Prihardani Ganda Tuah Purba
2 April 2026

Dalam podcast Kementerian ESDM, Bahlil Lahadalia menyebut impor BBM Indonesia berasal dari Malaysia dan Singapura, bukan Timur Tengah, sehingga tidak terkait Selat Hormuz. Benarkah demikian? Tim Cek Fakta DW menelusuri klaim tersebut.

https://p.dw.com/p/5BYJ1

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa impor BBM Indonesia berasal dari Singapura dan Malaysia sehingga tidak berkaitan dengan Selat Hormuz. Namun, klaim ini dipertanyakan karena kedua negara tersebut masih bergantung pada impor minyak mentah dari Timur Tengah untuk diolah menjadi BBM, bahkan sejumlah kilang di sana sempat mengurangi kapasitas akibat gangguan pasokan dari kawasan tersebut.

Meski sulit memastikan rantai pasok langsung ke Indonesia karena keterbatasan data, indikasi menunjukkan adanya keterkaitan tidak langsung dengan Timur Tengah. Selain itu, data BPS 2024 juga mencatat negara-negara Timur Tengah sebagai eksportir produk olahan minyak ke Indonesia.

Dengan demikian, pernyataan bahwa impor BBM tidak ada hubungannya dengan Selat Hormuz dinilai menyesatkan, karena tetap ada keterkaitan dalam rantai pasok global energi.

Felicia Salvina Jurnalis untuk Deutsche Welle Indonesia di Jakarta.
Fika Ramadhani Fika Ramadhani, jurnalis multimedia untuk Deutsche Welle Program Indonesia.