Nobel Fisika 2018 untuk Teknik Laser Presisi Tinggi | IPTEK: Laporan seputar sains dan teknologi dan lingkungan | DW | 02.10.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Hadiah Nobel

Nobel Fisika 2018 untuk Teknik Laser Presisi Tinggi

Tiga ahli fisika laser yakni Arthur Ashkin, Gérard Mourou dan Donna Strickland dianugerahi hadiah Nobel Fisika 2018. Riset mereka dipuji sebagai terobosan di bidang teknik laser untuk kedokteran, sains maupun industri.

Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia menyebutkan, penemuan dari tiga ahli fisika laser itu mendapat penghargaan karena merupakan terobosan dalam fisika laser. Instrumen laser canggih dengan presisi tinggi, membuka bidang riset yang selama ini belum dieksplorasi, untuk aplikasi di bidang industri maupun medis.

Arthur Ashkin (96) dari Bell Laboratories AS menemukan "pinset optis" berupa "jari tangan pancaran laser" yang bisa mengambil partikel, atom, virus dan sel hidup lainnya. Dengan pinset radiasi cahaya bertekanan, kita bisa memindahkan objek fisik. "Sebuah impian lama dari fiksi ilmiah kini jadi kenyataan", ujar para juri dari Karolinska Institut di Stockholm.

Temuan Ashkin untuk pertama kalinya membuka kemungkinan untuk mengamati dan memahami pergerakan di modus molekuler. Heiner Linke, anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mengatakan, "Semua proses dalam tubuh melibatkan gerakan mekanis, dan satu-satunya cara untuk memahaminya hanya dengan instrumen laser presisi tinggi ini."

Baca juga: Nobel Kedokteran untuk Riset Revolusioner Terapi Kanker

Sementara Gerard Morou (74) dari Perancis dan Donna Strickland (59) dari Kanada, bersama mengembangkan metode untuk membangkitkan pulsa laser ekstrem pendek. Komite Nobel menyebutkan ini merupakan impuls laser paling pendek dan paling intensif yang bisa diciptakan manusia hingga saat ini. Temuan kedua ilmuwan itu bisa digunakan pada mesin-mesin mikro, terutama untuk pembedahan mata serta operasi koreksi untuk mata lamur.

Donna Strickland menjadi perempuan ketiga yang dianugerahi hadiah Nobel Fisika sepanjang sejarah pemberian penghargaan itu sejak 1901. Reaksi pertama Strickland ketika diberi tahu ia mendapat penghargaan bergengsi itu adalah:"Saya pikir cukup banyak perempuan yang mendapat hadiah Nobel Fisika. Tapi saya merasa terhormat menjadi salah satu perempuan yang diberi penghargaan ini."

Hadiah Nobel Fisika berupa uang tunai sebesar 1 juta Dollar akan diberikan separuhnya kepada Ashkin, dan Morou serta Strickland berbagi separuh hadiah sisanya.

as/ts(rtr,afp,ap)

Laporan Pilihan