Mulai Dari Pencemaran Hingga Unicorn, Ramainya Celoteh Warganet Dalam Debat Pilpres Kali ini | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW | 17.02.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

sosmed

Mulai Dari Pencemaran Hingga Unicorn, Ramainya Celoteh Warganet Dalam Debat Pilpres Kali ini

Mulai dari soal lingkungan, industri 4.0 hingga unicorn, apa kata warganet atas hasil debat calon presiden presiden hari Minggu (17/02)? Bagaimana pula tanggapan Anda?

Debat calon presiden presiden  pada putaran kedua yang berlangsung hari Minggu (17/02) mengangkat tema: Infrastruktur , energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup.  Petahana mengusung visi Indonesia maju, sementara calon presiden Prabowo Subianto mengedepankan pentingnya kemandirian pangan, air dan energi.  Ia juga menginginkan agar kedua kementerian lingkungan hidup dan kehutanan dipisah.

Di Twitter, para aktivis lingkungan ikut mengawasi jalannya perdebatan. WWF Indonesia menyayangkan kedua calon presiden malupakan isu perubahan iklim yang merupakan salah satu tantangan terbesar global saat ini:

WWF Indonesia juga menyebutkan, ketika berbicara infrastruktur, kedua capres fokus terhadap pembangunan, namun  dampak pembangunan terhadap lingkungan tidak menjadi perhatian kedua capres.

Ketika kedua calon presiden bicara soal pencemaran lingkungan, lembaga pemerhati lingkungan lainnya, Greenpeace Indonesia menyatakan penanganan pencemaran Citarum dan sungai-sungai lain di Indonesia masih jauh dari usai, masih banyak yang perlu diungkap dari Citarum sungai paling tercemar di dunia ini, dan masih banyak industri pencemar yang harus ditindak.

Sementara itu, ketika Presiden Jokow Widodo membanggakan kemenangan gugatan perdata terhadap 11 perusahaan yang harus membayar ganti rugi akibat kerusakan lingkungan dan kebakaran total lebih 18 trilyun rupiah, Greenpeace Indonesia mengingatkan  belum ada perusahaan yang membayar ganti rugi pada negara:

Warganet dengan akun @putraditama mengritik bagaimana dua capres tampak tidak  punya visi lingkungan hidup dan akan melindungi industri sawit.

Warganet di Twitter heboh ketika Jokowi bertanya soal unicorn pada nomor urut 02, Prabowo Subianto. Infrastruktur apa yang akan bapak bangun untuk mendukung pengembangan unicorn-unicorn di Indonesia, tanya Jokowi.  Prabowo bertanya balik : ‘unicorn, unicorn, maksudnya yang online-online itu?'  Jokowi mengangguk. Tak urung percakapan itu mengundang  beragam  meme dan komentar  di Twitter.

Mungkin tak tahan untuk tidak berkomentar, putra Jokowi ikut mencuitkan kalimat:

Unicorn merupakan sebutan bagi start-up yang bernilai di atas  1 miliar dollar AS.

Partai Gerindra memberi penjelasan  atas pertanyaan balik Prabowo:

 

Sementara soal revolusi industri 4.0 dimana Prabowo pesimistis karena ingin lebih memajukan dulu nasib petani, Jokowi lebih optimistis untuk bisa membawa petani ke tingkatan teknologi yang lebih maju.  Seputar perdebatan itu, warganet @barcelonabryan berseloroh:

Akademisi terkemuka Ariel Heryanto menyampaikan pandangannya bagaimana masyarakat sebaiknya memilih pemimpin.

Di Twitter, penulis Adimas Immanuel dengan akun @adimasnuel mengingatkan para pendukung untuk menjaga kedamaian meski ada perbedaan.