Minibus Tanpa Awak Mulai Beroperasi di Jerman | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 26.10.2017
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Dunia

Minibus Tanpa Awak Mulai Beroperasi di Jerman

Perusahaan kereta api Jerman Deutsche Bahn (DB) memperkenalkan bus otonom. Jika terjadi keadaan darurat, mobil bisa dikendalikan dengan joystick. Bus mini EZ10 tidak dipungut biaya.

Lini kendaraan umum otonom listrik pertama di Jerman ini dioperasikan mulai hari Rabu (25/10) di Bad Birnbach, Bayern. Bus mini EZ10 memiliki enam tempat duduk dan dapat menampung lebih dari enam penumpang berdiri. Perjalanannya tidak dipungut biaya.

Ini adalah pertama kalinya bus otonom masuk ke dalam sistem transportasi umum Jerman.

Penumpang pertama yang mengendarai bus otonom adalah Richard Lutz, Direktur Utama Deutsche Bahn. Ini adalah proyek percontohan untuk menguji coba sistem kendaraan tanpa awak.

"Kami baru saja bergerak, benar-benar mandiri, menuju era baru sistem transportasi," kata Lutz dalam sebuah pernyataan setelah ikut dalam perjalanan pertama EZ10.

Tonton video 01:01

Berani Naik Bus Tanpa Sopir?

Joyriding dengan joystick

Bus ini dikembangkan oleh perusahaan start-up Perancis EasyMile. Bus dilengkapi dengan sensor yang dapat mendeteksi hambatan dan mengaktifkan rem. EZ10 bergerak sepanjang rute yang telah diprogram dengan kecepatan awal yang dibatasi sampai 15 kilometer per jam. Bus itu belum mampu menghindari rintangan sendiri. Jika terjadi keadaan darurat, seperti mobil yang salah diparkir di rute, manusia dapat mengendalikan bus dengan menggunakan joystick.

DB berharap agar bus serupa akan segera beroperasi seperti layanan mobil pribadi, bepergian ke rumah penumpang sesuai permintaan dan membawa mereka ke tujuan.

"Pengendara otonom akan menjadi kenyataan di jalan-jalan Jerman," kata Lutz.

Beberapa lini serupa akan diluncurkan di Jerman tahun depan, termasuk di kota terbesar kedua di Jerman, Hamburg.

Kota-kota lain di seluruh dunia, termasuk Paris, Lyon, Las Vegas dan Dubai juga sudah bereksperimen dengan kendaraan otonom.

hp/vlz (AFP, dpa)