Mercedes Kantongi Lisensi Internasional Pertama Sistem Kemudi Otonom | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 11.12.2021

Kunjungi situs baru DW

Silakan kunjungi versi beta situs DW. Feedback Anda akan membantu kami untuk terus memperbaiki situs DW versi baru ini.

  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Mercedes-Benz

Mercedes Kantongi Lisensi Internasional Pertama Sistem Kemudi Otonom

Dinas Kendaraan Bermotor Jerman KBA mengeluarkan lisensi sistem kemudi otomatis untuk perusahaan otomotif Mercedes-Benz. Inilah lisensi pertama di dunia untuk sistem kemudi otomatis yang diakui secara internasional.

Foto ilustrasi Mercedes-Benz

Foto ilustrasi Mercedes-Benz

Untuk pertama kalinya, Dinas Kendaraan Bermotor Jerman Kraftfahrt-Bundesamt (KBA) mengeluarkan lisensi sistem kemudi otomatis. Lisensi itu diberikan kepada perusahaan otomotif Mercedes-Benz. Direktur KBA Richard Damm menyebut pemberian lisensi itu sebagai "tongggak penting pertama menuju otomatisasi lalu lintas".

"KBA menetapkan standar nasional, Eropa, dan internasional dalam keselamatan jalan di jalan menuju sistem pengemudian otonom," kata Richard Damm dalam sebuah rilis hari Kamis (9/12). Lisensi KBA dikeluarkan berdasarkan persyaratan teknis yang ditetapkan oleh PBB.

KBA selanjutnya menerangkan, pemberian lisensi didasarkan pada prinsip keamanan publik, agar pengguna dan publik dapat memiliki kepercayaan tinggi terhadap sistem-sistem kemudi otonom yang dikembangkan. "Untuk membangkitkan kepercayaan ini, kami menerapkan standar yang ketat, yang tetap akan kami pegang sebagai pionir dalam bidang ini", kata Richard Damm.

Mercedes-Benz kelas S, andalan Mercedes di pasar otomotif kelas atas

Mercedes-Benz kelas S, andalan Mercedes di pasar otomotif kelas atas

Pengemudian otomatis sampai kecepatan 60 km/jam

Lisensi sistem kemudi otomatis diberikan untuk kecepatan sampai 60 km/jam. Mobil-mobil Mercedes akan menggunakan sistem Drive Pilot dan mengemudikan kendaraan secara otomatis dan otonom.

Drive Pilot akan mengemudikan mobil secara otomatis dan menyesuaikan kecepatan dan jarak kendaraan dari kendaraan lain. Selain itu sistem otonom akan menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya, mengenali hambatan lalu lintas, dan mengenali tanda-tanda lalu lintas dan menaatinya.

Mercedes mengatakan, sistem Drive Pilot bisa mengenali situasi tak terduga, misalnya melakukan pengereman dan menghindari rintangan lalu mengembalikan kendaraan ke dalam jalurnya. Sistem itu akan mulai diaplikasikan tahun 2022 di kendaraan Mercedes kelas S.

"Tonggak sejarah otomotif dan perubahan pradigma"

"Dengan tonggak sejarah ini, kami sekali lagi membuktikan semangat pionir kami dalam sistem mengemudi otomatis, memulai perubahan paradigma radikal," kata Direktur Teknologi Mercedes-Benz, Markus Schaefer.

Dia juga mengatakan, sistem ini segera disesuaikan dan diterapkan di Cina dan AS, begitu ada undang-undang yang mendukung sistem kemudi otonom.

Mercedes-Benz mengatakan akan mulai menawarkan sistem kemudi otonom di Cina dan AS pada paruh pertama tahun 2022. Kendaraan Mercedes Kelas S dipasarkan di Jerman mulai dengan harga sekitar 130 ribu euro.

hp/yp (kba, afp)

Laporan Pilihan