1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Sepak BolaMeksiko

Meksiko, Tuan Rumah Terbaik Piala Dunia 2026?

Pascal Jochem
4 Juli 2026

Meksiko menyambut para penggemar bola dari seluruh dunia dengan begitu hangat. Banyak pengunjung yang terpesona dengan suasana yang ditawarkan negara ini dan berharap lebih banyak pertandingan di sana daripada di AS.

https://p.dw.com/p/5GXLT
FIFA World Cup 2026 | Meksiko vs. Ecuador | Fans sepakbola merayakan kemenangan di Kota Meksiko.
Para penggemar timnas Meksiko mengangkat penggemar timnas lainnya ke udara.Foto: Luis Cortes/REUTERS

Sekelompok orang yang masih mengenakan baju sepakbola berdesakan melewati gang-gang sempit di kawasan hiburan malam di Monterrey. Suasana pesta terasa kental malam itu. Musik pop rege keras menggema dari pengeras suara di bar dan restoran. Banyak perempuan paruh baya menari salsa, bergandengan tangan dengan para penggemar timnas Belanda yang bersandal. Warga setempat melompat-lompat membentuk lingkaran bersama para turis Piala Dunia sambil bergantian mengibarkan bendera Maroko dan Meksiko.

Video-video Meksiko yang viral di sosmed

Kota Meksiko, Guadalajara, dan Monterrey adalah tiga kota tuan rumah di Meksiko untuk Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan bersama dengan AS dan Kanada. Postingan dari tiga kota di Meksiko tersebut sempat viral di medusas.

Seperti video yang menunjukkan bagaimana para pendukung timnas Meksiko beramai-ramai mengangkat penggemar bola dari negara lain, melemparkan mereka ke udara, dan bersama-sama menangkapnya kembali. Ada juga video yang menunjukkan bagaimana para fans Meksiko menghibur para pendukung timnas Korea Selatan yang kalah 0-1 melawan Meksiko dan mengajak mereka minum tequila.

Leonardo Jun dari Korea Selatan sendiri pernah mengalami aksi diterbangkan seperti itu saat menonton pertandingan di Guadalajara. "Saya takut jatuh ke lantai dan terluka, tapi mereka menangkap saya kembali,” katanya. "Semua orang berfoto denganku seolah saya seorang bintang. Keren sekali disambut seperti itu.”

Di negara tuan rumah lainnya, Kanada dan AS, para fans sepakbola juga turut merayakan kompetisi empat tahunan ini, tapi Meksiko benar-benar membuat para penggemarnya bola turut bersorak sorai bergembira, menciptakan tren baru piala dunia.

"Anda benar-benar bisa merasakan suasana Piala Dunia di sini,” kata Sebastian dari Kolombia, yang berhasil mendapatkan tiket untuk menonton pertandingan di Stadion Azteca yang legendaris. Teman senegaranya, Xavier, menceritakan,"Ini Piala Dunia pertamaku dan orang-orang Meksiko rasanya seperti saudara bagiku.”

Sementara di AS, dengan rumitnya imigrasi memasuki negara tersebut, tarif bus dan kereta api yang mahal, hingga budaya memberi tip di restoran yang membuat pengunjung kebingungan, Meksiko menawarkan hal yang berbeda: keterbukaan dan autentisitas.

Brenda, seorang warga Meksiko berpendapat, "Ketiga tuan rumah Piala Dunia melakukan tugasnya dengan sangat baik, tetapi Meksiko punya sesuatu yang istimewa.”

Suporter Brasil membanjiri Kota New York

Meksiko pecah rekor, jadi tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya

Ahmed dari Mesir juga telah melakukan perjalanan ke Kota Meksiko, "Saya punya ekspektasi yang besar dan tidak kecewa. Keramahan Meksiko sangat luar biasa dan mereka memang sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan acara sepak bola besar.” Setelah turnamen pada tahun 1970 dan 1986, Meksiko adalah satu-satunya negara yang telah menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya.

Kota Meksiko 2026 | Ahmed dari Mesir (kiri) menikmati suasana di Kota Meksiko.
Ahmed dari Mesir (kiri) menikmati suasana di Kota Meksiko.Foto: Josue Perez/ZUMA/picture alliance

Dalam hal ini, Meksiko lebih unggul dibandingkan Kanada dan tetangganya, Amerika Serikat, yang lebih familier dengan cabang olahraga lain seperti hoki es, hoki es, bisbol, bola basket, dan American Football. Di New York, misalnya, pada hari-hari awal turnamen, suasana Piala Dunia hampir tidak terasa; sepak bola tergeser oleh gelar juara NBA yang diraih New York Knicks, dan menjadi topik pembicaraan utama serta perayaan di kota tersebut.

Budaya sepak bola yang sudah mengakar kuat di Meksiko

Sebaliknya, di Meksiko, sepak bola telah mengakar kuat dan hal ini dapat dirasakan di penjuru negeri. Para pemain tim nasional terlihat tersenyum dari sejumlah papan iklan di tepi jalan, kaleng Coca-Cola yang biasanya berwarna merah kini dijual dalam warna hijau seperti warna seragam tim nasional. Sopir taksi, pramugari, hingga pengantar pizza, mereka mengenakan seragam hijau dengan elang di dada, simbol nasional yang dapat dilihat di bagian tengah bendera Meksiko.

"Satu-satunya masalah di Piala Dunia ini adalah pertandingan yang tidak sepenuhnya digelar di Meksiko,” kata Tom, yang datang dari Yorkshire, Inggris. Sebagai tuan rumah, Meksiko dan Kanada masing-masing memfasilitasi 13 pertandingan, jumlah yang relatif sedikit dari total 104 pertandingan. Laga pembuka digelar di Kota Meksiko, namun setelah memasuki babak 16 besar antara Meksiko dan Inggris, tidak ada lagi pertandingan Piala Dunia yang digelar di stadion-stadion Meksiko. Pertandingan semifinal dan juga final akan berlangsung di Amerika Serikat.

Apakah Amerika Siap Menyambut Suporter Sepak Bola Dunia?

Aksi protes sebelum dimulainya Piala Dunia di Meksiko serta kisruh soal keamanan pertandingan, terutama pada Februari lalu saat kerusuhan terjadi di Guadalajara, pasca pembunuhan seorang bos narkoba, terasa sudah jauh berlalu. Bagi sebagian besar penggemar, semua itu tidak lagi menjadi masalah. Meskipun ada juga laporan mengenai korban jiwa setelah pertandingan Meksiko, gambaran positif secara keseluruhan tetap lebih dominan.

"Saya berharap ada lebih banyak pertandingan di Meksiko,” kata Jun dari Korea Selatan. "Itu akan membuat Piala Dunia ini lebih baik lagi.” Jenny juga sependapat, "Menurut saya, Meksiko tampil lebih baik daripada Amerika Serikat dan Kanada. Sebagai tuan rumah, mereka adalah pemenangnya.”

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman

Diadaptasi oleh Sorta Caroline

Editor: Yuniman Farid