1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
TravelJerman

Masinis Kereta dan Pekerja Bandara Jerman Akan Mogok Lagi

4 Maret 2024

Serikat pekerja Verdi menyerukan staf bandara untuk mogok pada hari Kamis dan Jumat minggu ini. Nyaris bersamaan, masinis kereta api di Jerman juga berencana mogok.

https://p.dw.com/p/4d8k7
Staf lapangan di bandara BER mogok pada 28 Februari- 2024
Staf lapangan di bandara BER juga mogok pada tanggal 28 Februari di tengah perselisihan yang telah berlangsung lamaFoto: Carsten Koall/dpa/picture alliance

Serikat pekerja yang berpengaruh di Jerman, Verdi, pada hari Senin (04/03) menyerukan staf darat Lufthansa untuk kembali melakukan mogok kerja pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 7 dan 8 Maret. Seruan ini adalah upaya meningkatkan tekanan menjelang putaran perundingan berikutnya pada minggu depan.

Serikat pekerja meminta para staf untuk berhenti bekerja mulai pukul 4 pagi pada Kamis pagi waktu Jerman, hingga pukul 7:10 pagi hari Sabtu (09/04).

Penundaan dan pembatalan penerbangan diharapkan akan terjadi. Pemogokan serupa yang digelar sebelumnya juga mengganggu penerbangan dan memicu kritik dari Lufthansa.

Pada tanggal 20 Februari, tujuh bandara di Jerman terkena dampak pemogokan karyawan. Sebagian besar penerbangan penumpang Lufthansa dihentikan dan sekitar 100.000 penumpang ikut merasakan akibatnya.

Komentar Verdi tentang seruan mogok?

Serikat pekerja berpengaruh Verdi, yang merupakan serikat pekerja terbesar kedua di Jerman berdasarkan keseluruhan keanggotaan, sedang melakukan negosiasi atas nama sekitar 25.000 pekerja yang terlibat dalam perselisihan tersebut.

"Tidak dapat dijelaskan kepada siapa pun, bahwa perusahaan ini akan mengumumkan rekor kinerja tahunan minggu ini, akan meningkatkan bonus secara signifikan untuk dewan direksi, dan bahwa staf di lapangan dengan upah per jam terkadang €13 (kira-kira Rp220 ribu) tidak tahu bagaimana harus memenuhi kebutuhan hidup mereka di kota-kota termahal di Jerman,” Verdi mengutip kata-kata negosiator Marvin Reschinsky.

Ayo berlangganan gratis newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru! 

Putaran baru perundingan, yang kelima dalam perselisihan ini, dijadwalkan pada 13 dan 14 Maret. Verdi mengatakan pihaknya tidak akan kembali ke meja perundingan lebih awal kecuali Lufthansa terlebih dahulu mengajukan tawaran yang lebih baik. Posisi ini dikritik oleh Lufthansa yang telah menawarkan jadwal pembicaraan untuk Senin (04/03).

Masinis kereta juga berencana mogok

Sementar pemogokan pengoperasian kereta api angkutan penumpang akan dimulai pada hari Kamis (07/04) pukul 02.00 pagi waktu setempat dan akan berlangsung selama 35 jam, kata ketua serikat pengemudi kereta api Jerman GDL, Claus Welesky, Senin. mengumumkan pada hari Senin. Di sektor kereta api angkutan barang, pemogokan akan dimulai pada hari Rabu (06/03) pukul 6 sore.

"Pemogokan ini akan berlangsung selama total 35 jam, 35 jam sehingga semua orang di negara ini menyadari apa yang kita bicarakan: yaitu 35 jam per minggu,” kata Weselsky.

Serikat pekerja GDL juga mengatakan bahwa di masa depan, mereka tidak lagi berencana mengumumkan mogok kerja dalam 48 jam sebelumnya. 

GDL dan Deutsche Bahn telah berjuang selama berbulan-bulan untuk mencapai kesepakatan baru tentang perjanjian kerja bersama. Hal yang paling sulit adalah tuntutan serikat pekerja untuk pengurangan jam kerja mingguan dari 38 menjadi 35 jam bagi pekerja shift tanpa adanya pengurangan finansial.

Jerman berisiko masuki resesi teknis

Layanan kereta api dan angkutan umum juga terganggu oleh beberapa pemogokan dalam beberapa pekan terakhir di Jerman. Sejumlah negosiasi dinilai telah gagal dan tidak ada terobosan yang terlihat dari perundingan yang dilakukan.

Bulan lalu, bank sentral Jerman Bundesbank bahkan menyebut bahwa gangguan terhadap pergerakan orang dan barang menyebabkan penurunan aktivitas ekonomi. Bundesbank juga mengumumkan bahwa Jerman berpotensi memasuki resesi teknis pada akhir kuartal pertama.

Beberapa hari kemudian pemerintah Jerman merevisi perkiraan pertumbuhan ekonominya untuk tahun mendatang.

ae/hp (dpa, Reuters)