1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Picture-Teaser zur Marsmission "Mars One"
Foto: picture-alliance/dpa

Badai Matahari Jadikan Mars Gersang

31 Maret 2017

Hantaman partikel badai matahari ditambah lenyapnya pelindung medan magnet, membuat atmosfir planet Mars lenyap. Mars jadi gersang, dingin dan tak bisa lagi menunjang kehidupan.

https://www.dw.com/id/mars-jadi-gersang-akibat-partikel-badai-matahari/a-38228130

Mars Jadi Gersang Akibat Hantaman Badai Matahari

Planet Mars purba pada 4 milyar tahun silam, diduga punya atmosfir setebal di Bumi. Suhunya juga lebih hangat. Dengan itu, para peneliti astro-biologi menduga, Mars kemungkinan bisa menunjang eksistensi kehidupan berupa mikroba.

Tapi hantaman partikel badai matahari ditambah lenyapnya pelindung medan magnet, membuat atmosfir planet tetangga bumi itu lenyap. Planet jadi gersang, dingin dan tidak bisa lagi menunjang kehidupan. Inilah prakiraan para ilmuwan mengenai penyebab lenyapnya atmosir Mars.

Berbeda dengan bumi, planet Mars tidak memiliki inti logam berbentuk cair, yang membangkitkan medan magnet pelindung terpaan badai matahari.

Laporan terbaru yang diterbitkan dalam jurnal "Science" menyebutkan, hantaman partikel angin matahari secara bertahap mengikis atmosfir Mars. Yang tertinggal hanyalah selubung tipis gas di planet yang kini berwarna merah itu.

as/ap(Reuters)