1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Laboratorium Terbang Ungkap Rahasia Kosmos

Petra Otto
16 Januari 2026

Setelah lebih dari 900 penerbangan menembus langit, observatorium terbang SOFIA resmi dipensiunkan pada tahun 2022 silam. Pesawat hasil kolaborasi antara badan antariksa Amerika Serikat dan Jerman ini, membawa teleskop inframerah yang mengungkap rahasia kosmos dari ketinggian 13 kilometer di udara.

https://p.dw.com/p/56yT3

Apa yang terjadi di milyaran tahun lalu ketika Bumi terbentuk? Untuk menjawab pertanyaan itu, para ahli dari AS dan Jerman melakukan penelitian bersama dalam sebuah pesawat penelitian yang disebut SOFIA.

Ahli astrofisika Dr. Bernhard Schulz mengatakan, ini tentang asal manusia, dari mana matahari kita, dari manatata surya kita. Prof. Dr. Alfred Krabbe, Direktur SOFIA Institute mengungkap, segalanya yang kita lihat di luar angkasa adalah kimia. "Kita melihat banyak elemen, juga molekul." Bintang-bintang harus hidup dan mati agar semua elemen berat bisa terbentuk. Jadi bisa dibilang, kita semua terbentuk dari debu bintang, papar Krabbe.

Awalnya, stasiun observasi ini tidak tampak spektakuler. Sebuah pesawat Boeing 747SP yang sudah diubah menjadi laboratorium penelitian. Di dalamnya bekerja peneliti dari Jerman dan AS.

SOFIA bukan pesawat luar angkasa. Jadi pesawat terbang itu kembali ke bumi setiap hari. Jadi selalu ada kesempatan untuk mengganti suku cadang rusak dan mengoptimalkan instrumen. Bagian belakangnya dapat mengakomodasi teleskop yang dilengkapi serangkaian instrumen infra merah. Tidak mudah mendapat citra yang tajam dari pesawat yang bergerak.