Korban Bom di Ankara Meningkat | dunia | DW | 23.05.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Korban Bom di Ankara Meningkat

Bom hancurkan pusat perbelanjaan yang tertua di ibukota Turki, sedikitnya 5 orang terbunuh dan 80 orang cedera

default

Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan bergegas ke lokasi pemboman. Melihat langsung situasi di lapangan, menyampaikan rasa prihatinnya kepada para korban aksi teror itu. Ia menyatakan,

„Sejak awal kami katakan, terorisme itu fenomena, di mana orang tidak bisa menduga kapan, bagaimana, maupun dimana serangan itu akan terjadi. Pasukan Keamanan kami telah mengambil berbagai langkah pengamanan, tapi peristiwa ini masih bisa terjadi.“

Alasan dibalik serangan belum diketahui. Namun temuan polisi menunjukkan adanya jejak penggunaan bahan peledak A4. Oleh sebab itu, para penyidik memusatkan perhatian ke arah organisasi bawah tanah Turki, PKK yang menuntut kemerdekaan Kurdistan.

Bulan lalu polisi menangkap sejumlah anggota PKK yang memiliki 200 kilogram bahan peledak ini. Namun Perdana Menteri Erdogan tidak mengomentari dugaan polisi tehadap organisasi teroris itu.

Gubernur Ankara, Kemal Onal awalnya mengatakan, ada kemungkinan peristiwa itu merupakan kecelakaan. Sementara pagi itu juga televisi Turki melaporkan, ledakan itu kemungkinan serangan bom bunuh diri, atau bom yang diledakan dari jauh.

Bom tersebut meledak di kawasan Ulus yang biasanya ramai dikunjungi turis. Penyelidikan awal menunjukan, bom ditaruh di halte bis di muka gedung perkantoran. Beberapa saksi mata mengaku telah melihat sebuah paket di situ. Seorang saksi mata mengatakan,

„Saya datang untuk berbelanja… waktu baru mau masuk supermarket, bom itu meledak dan saya terlempar 10 meter ke belakang. Setengah jam sesudah kejadi itu, telinga saya rasanya masih tuli“

Namun kebenaran laporan itu masih diragukan, karena ledakan bom sangat hebat dan menghancurkan area yang luas. Selain itu ada juga saksi mata yang mengatakan,

„Ledakan begitu keras sampai seakan-akan terjadi gempa bumi. Ledakannya terjadi di dekat tangga jalan dekat halte bis. Kaca, genteng semua beterbangan… juga potongan tubuh orang. Yang melakukan itu, bukan manusia“

Menurut laporan NTV, saat ini sudah tujuh orang tersangka yang ditangkap. Kepala Kepolisian Ankara yang berada di Berlin langsung kembali ke Ankara setelah mendapat berita itu. Ia meninggalkan konferensi Kepolisian Eropa yang sedang berlangsung.

Iklan