Ketua Partai Uni Kristen Sosialis Jerman Mengundurkan Diri | Fokus | DW | 19.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Ketua Partai Uni Kristen Sosialis Jerman Mengundurkan Diri

Pernyataan Edmund Stoiber, Ketua Partai CSU yang berada dalam Koalisi Besar pemerintahan Jerman, diumumkan Kamis (18/01) sore setelah desakan anggota partainya.

Stoiber setelah membacakan pernyataan pengunduran dirinya, Kamis (18/01)

Stoiber setelah membacakan pernyataan pengunduran dirinya, Kamis (18/01)

Kanselir Jerman, Angela Merkel juga merasa terpukul atas pengunduran diri Stoiber, salah seorang pendukungnya yang paling penting. Apalagi partai CSU merupakan mitra partai Uni Demokrat Kristen Jerman (CDU), yang memerintah. Namun setelah berminggu-minggu menghadapi kritik dan tekanan di dalam partainya, Ketua Partai Uni Sosial Kristen Jerman (CSU), Edmund Stoiber, mengalah. Di München, politisi kawakan ini mengumumkan akan meletakan jabatannya sebagai kepala pemerintahan negara bagian Bayern. Stoiber menyatakan:

"Keberhasilan dan kekompakan partai CSU, serta kebaikan dan masa depan negara bagian Bayern tetap merupakan komitmen utama saya. Sehubungan dengan itu, saya memutuskan untuk tidak maju dalam pemilihan parlemen negara bagian tahun depan dan akan meletakkan jabatan sebagai perdana menteri Bayern pada 30 September. Disamping itu, saya juga tidak akan lagi mengajukan diri sebagai kandidat dalam pemilihan partai tahun depan.“

Edmund Stoiber yang berusia 65 tahun, sudah 14 tahun memimpin partai CSU, sejak tahun 1999. Dalam pemilihan parlemen Bayern pada tahun 2003, ia berhasil membawa partainya menuju kemenangan. Walaupun partai CSU hanya ada di negara bagian Bayern, pengaruhnya dalam politik Jerman cukup besar dan Kanselir Jerman Angela Merkel kehilangan salah seorang pendukungnya yang terdekat. Selain itu di tahun 2002, ia hanya kalah tipis dalam pemilihan kanselir Jerman yang dimenangkan Gerhard Schroeder.

Gonjang ganjing di dalam partai CSU sudah cukup lama berlangsung. Namun desakan mundur menguat akhir pekan ini, ketika kepala staffnya terpaksa meletakan jabatan karena dituduh memata-matai seorang saingan Stoiber. Sementara Stoiber menyatakan tetap akan mempertahankan jabatannya sampai 2013. Krisis meruncing setelah jajak pendapat menunjukkan bahwa sekarang CSU bisa kalah dalam pemilihan mendatang. Serempak para petinggi partai dan juga Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak agar krisis kepemimpinan ini diselesaikan secepatnya.

Bila partai dari Bayern itu sampai terdestabilisasi, posisi Merkel dan partai Uni Kristen Demokrat (CDU) dalam Koalisi Besar pemerintahan Jerman akan menjadi lemah, terutama dalam menegosiasi sejumlah reformasi sosial. Sejumlah pakar politik berpendapat, apabila CSU tidak memenangkan suara mayoritas dalam pemilihan mendatang di Bayern, maka kesempatan bagi partai CDU untuk memenangkan suara mayoritas dalam pemilihan di tingkat nasional juga akan menipis.

Saat ini ada dua orang yang memiliki kesempatan mengambil alih jabatan Edmund Stoiber. Diperkirakan, Menteri Dalam Negeri Bayern Guenther Beckstein akan menggantikan Stoiber sebagai perdana menteri. Sementara jabatan sebagai ketua partai CSU akan diisi oleh Menteri Ekonomi Bayern saat ini, Erwin Huber. Berkaitan dengan perkembangan ini, Sekretaris Jenderal partai CDU, Ronald Pofalla, menunjukan optimisme.

"Kami yakin, bahwa CSU akan menominasi kandidat yang tepat untuk pemilihan parlemen Bayern pada tahun 2008.“

Sementara Kanselir Jerman mengutarakan penghormatannya atas kepututsan Stoiber, yang disebutkan sebagai seseorang yang selain telah banyak berjasa juga mengutamakan kepentingan partai di atas kepentingannya sendiri.