Kemenangan Partai Demokrat dalam Pemilihan Kongres Amerika Serikat | Fokus | DW | 09.11.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Kemenangan Partai Demokrat dalam Pemilihan Kongres Amerika Serikat

Di masa mendatang Bush tidak dapat memerintah sendirian karena Partai Republik kehilangan suara mayoritas di Parlemen.

Nancy Pelosi dari Partai Demokrat

Nancy Pelosi dari Partai Demokrat

Fraksi Partai Demokrat yang meraih suara mayoritas akan dipimpin senator perempuan, Nancy Pelosi. Ia merayakan kemenangan pemilihan parlemen sebagai awal perubahan politik negara adikuasa itu:

"Malam ini merupakan malam besar bagi rakyat Amerika. Untuk itu Partai Demokrat mengemban tugas untuk memutuskan tujuan baru negeri ini."

Perubahan arah itu juga termasuk keputusan tentang Irak. Tema ini sangat menentukan bagi banyak calon pemilih. Kaum Demokrat Amerika Serikat, baik menang atau kalah dalam pemilihan, turut bertanggung jawab dalam hal itu. Untuk itu Pelosi telah mengusulkan pada Presiden Bush untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah perang Irak.

Sementara hasil untuk Senat Majelis Kedua Kongres Amerika Serikat masih ditunggu. Di Senat, Partai Demokrat dapat memenangkan empat kursi. Namun hasil pemilihan di negara bagian kunci, Virginia, hasil perolehan suara yang dimenangkan Partai Demokrat sangat tipis perbedaannya dengan Partai Republik sehingga nanti harus diadakan penghitungan ulang. Senator Arizona John McCain dari Partai Republik, yang sebenarnya tidak mencalonkan diri dalam pemilihan namun kandidat presiden potensial untuk pemilihan presiden tahun 2008, mengakui kekalahan partainya:

"Ini merupakan peringatan untuk Partai Republik. Kami harus mengubah praktik politik. Beberapa anggota kami sudah berada di Washington untuk mengubah kebijakan politik, namun sebenarnya politik telah berubah sendiri."

McCain menyindir kasus korupsi yang melibatkan beberapa anggota Kongres dari Partai Republik. Selain Perang Irak, kasus ini juga nampaknya menjadi penyebab kekalahan Partai Republik dalam pemilihan. Dengan demikian, Hillary Clinton, senator dari Partai Demokrat di New York, dapat mempertahankan dirinya sebagai salah satu kandidat presiden potensial yang mampu bersaing dalam pemilihan presiden nanti.

Sementara itu, Arnold Schwarzenegger dari Partai Republik mengukuhkan kembali jabatannya sebagai gubernur Negara bagian Kalifornia. Presiden Bush sendiri menunjukkan kekecewaannya atas hasil pemilihan.