Keluarga Sikh Sumbang Tanah untuk Pembangunan Masjid | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW | 27.12.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

India

Keluarga Sikh Sumbang Tanah untuk Pembangunan Masjid

Sebuah keluarga Sikh menyumbangkan tanah seluas 404 meter persegi untuk pembangunan masjid di Punjab, India.

Keluarga Darshan Singh yang beragama Sikh di India menerapkan contoh kehidupan dengan toleransi umat beragama yang tinggi. Mereka memberikan tanah kepada warga muslim desa Macchike, distrik Moga, di negara bagian Punjab, untuk lahan pembangunan masjid.

Desa Macchike sebenarnya sudah memiliki masjid yang berusia hampir 200 tahun. Namun masjid itu kemungkinan besar akan dihancurkan untuk proyek pelebaran jalan tol.

Lebih dari setahun yang lalu ketika proyek itu dimulai, keluarga muslim di desa Machhike, yang tergabung dalam kelompok "Muslim Welfare Society" berusaha mendesak pihak berwenang untuk menyelamatkan masjid tersebut.

Namun, setelah beberapa bangunan yang berlokasi dekat dengan masjid dihancurkan, sejumlah warga muslim mulai mencari tempat alternatif untuk masjid. Mereka juga mendekati perangkat desa, tetapi tidak berhasil.

"Kami khawatir dengan tempat ibadah kami. Hanya dengan 14-15 keluarga muslim di desa yang memiliki populasi lebih dari 7.000 orang, kami tidak memiliki sumber daya untuk membeli tanah, tapi kami juga tidak ingin kehilangan satu-satunya tempat ibadah. Pada titik inilah keluarga Darshan Singh datang sebagai malaikat penolong dan menyumbangkan tanah untuk membangun masjid," ucap Ketua Muslim Welfare Society, Roop Mohammad.

Harga tanah yang disumbangkan tersebut diperkirakan mencapai 800,000 rupee atau sekitar 11,200 dolar AS.

(Times Of India)

ha/na

Laporan Pilihan