Jokowi ke Kabinet Baru: Yang Tidak Serius Bisa Saya Copot di Tengah Jalan! | INDONESIA: Laporan topik-topik yang menjadi berita utama | DW | 23.10.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

kabinet indonesia maju

Jokowi ke Kabinet Baru: Yang Tidak Serius Bisa Saya Copot di Tengah Jalan!

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah umumkan formasi kabinetnya, Rabu (23/10) pagi di Istana Merdeka. Jokowi siap copot menteri-menterinya di tengah jalan apabila diketahui tidak serius bekerja.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan formasi kabinetnya. Dia menyampaikan tujuh perintah kepada 34 menteri plus 4 kepala lembaga setingkat menteri.

"Pertama, jangan korupsi. Menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi," kata Jokowi kepada para menterinya, di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Semua menyimak sembari duduk di tangga Istana Merdeka. Jokowi juga menyampaikan sembari duduk di anak tangga sambil memegang mikrofon. Dia melanjutkan poin kedua pesannya ke para menteri.

"Kedua, tidak ada visi-misi menteri, yang ada adalah visi-misi Presiden dan Wakil Presiden," tuturnya.

Perintah keempat adalah para menteri diperintahkan untuk tak terjebak pada rutinitas monoton. Kelima, para menteri diperintahkan agar berorientasi pada hasil nyata.

"Tugas kita tidak hanya menjamin sent, tapi delivered," ujar Jokowi.

Perintah keenam, para menteri harus selalu mengecek masalah di lapangan dan menemukan solusi dari masalah tersebut.

"Terakhir, semuanya harus serius dalam bekerja. Saya pastikan yang tidak serius, yang tidak sungguh-sungguh, saya sudah berikan (sampaikan) kemarin semuanya, hati-hati, bisa saya copot di tengah jalan," tutur Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Menteri dan Pejabat Yang Tidak Serius, Tidak Akan Diberi Ampun

Komposisi parpol dan profesional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyusun kabinetnya. Untuk komposisinya, Jokowi menepati janji. Persentase menteri dari kalangan profesional lebih banyak ketimbang menteri berlatar belakang partai politik.

Mengenai nama kabinet ini telah disampaikan Jokowi dalam cuitannya pada hari Minggu (20/10/2019) di hari pelantikan. "Kerja bersama, menuju Indonesia Maju ...," cuit Jokowi.

Kabinet Maju Bersama terdiri dari 34 menteri. Dari jumlah tersebut, 20 kursi di antaranya diisi oleh sosok dari kalangan profesional non-parpol, sedangkan 14 kursi diisi oleh sosok berlatar belakang parpol.

Sebelumnya, Jokowi pernah menyebut porsi untuk menteri dari kalangan profesional sebanyak 55%, dan parpol sebanyak 45%. Ternyata, menteri kalangan profesional lebih banyak yakni mencapai 59% dan menteri dari non-parpol sebanyak 41%. (Ed: rap/na)

Baca selengkapnya di: DetikNews

Jokowi ke Kabinet Baru: Jangan Korupsi, Jangan Ada Visi-Misi Menteri

Komposisi Kabinet Jokowi: Profesional 59%, Parpol 41%

Laporan Pilihan

WWW Link