1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Jokowi: Apa pun Pilihan Rakyat Amerika, Saya Menghargai

9 November 2016

Presiden Joko Widodo menerangkan, dia siap bekerjasama dengan siapapun yang terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Jokowi menyatakan yakin, hubungan Indonesia-AS akan tetap baik.

https://p.dw.com/p/2SORb
Deutschland Indonesien Joko Widodo bei Merkel
Foto: Getty Images/S. Gallup

"Terutama hubungan dagang. Investasi, kita tahu Amerika termasuk investor lima besar di Indonesia. Tidak akan ada perubahan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (09/11) menanggapi hasil pemilihan presiden di Amerika Serikat.

"Apa pun yang menjadi pilihan rakyat Amerika, saya sangat menghargai," ujarnya.

Reaksi di media sosial di indonesia menunjukkan kebingungan dan kekagetan. Di banyak negara Asia, Donald Trump dianggap tidak toleran dan reaksioner. Banyak reaksi mempertanyakan, mengapa pemilih Amerika memiliki Donald Trump. Trump juga dinilai bersikap bermusuhan dengan Islam.

Infografik US-Wahl 2016 Indonesisch
Donald Trump memenangkan pemilihan presiden di AS

Rektor UIN Jakarta Komaruddin Hidayat mengatakan, kemenangan Donald Trump sebagai presiden AS mengejutkan bagi banyak orang di Indonesia. Terutama karena Trump mengisyaratkan dukungan bagi posisi ultra-nasionalis, kebijakan isolasionis dan proteksionis yang dapat berbahaya abgi perdamiaan dunia

Di media sosial Twitter, Facebook dan aplikasi pesan lainnya, banyak pertanyaan muncul apakah Donald Trump sebagai Presiden AS akan melanjutkan retorika kampanye dengan kebijakan nyata, misalnya larangan Muslim masuk ke AS.

Beberapa orang mengatakan, mereka khawatir tidak akan mendapat visa berkunjung ke Amerika lagi untuk menengok kerabat dan teman-teman yang tinggal di sana. Ada sekitar sekitar 100.000 warga Indonesia tinggal di Amerika Serikat.

(ap, metrotvnews)