Jerman Kembalikan Topeng Pemakaman Antik Yang Terbuat dari Emas ke Peru | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW | 08.09.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Arkeologi

Jerman Kembalikan Topeng Pemakaman Antik Yang Terbuat dari Emas ke Peru

Setelah 20 tahun bersitegang di pengadilan, Jerman akhirnya mengembalikan topeng pemakaman abad ke-8 ke Peru. Topeng itu disita oleh Interpol di kota Jerman Wiesbaden pada tahun 1999.

Jerman telah menyerahkan kembali topeng pemakaman masal ke Peru hari Kamis (06/09), ujar Kementerian Kebudayaan Peru.

Topeng suku Sican dari abad kedelapan diserahkan ke kedutaan Peru di Berlin oleh pejabat pemerintahan negara bagian Bayern.

"Saya senang telah menerima salah satu aset paling penting dari budaya Peru utara, Topeng Sican," kata Menteri Kebudayaan Peru Patricia Balbuena dalam sebuah pernyataan.

Peru melaporkan topeng itu hilang pada tahun 1999, dan kemudian disita oleh Interpol di kota Jerman barat Wiesbaden.

Pengadilan München memerintahkan topeng dikembalikan ke Peru pada bulan Desember 2016.

Suku Sican menetap di wilayah yang sekarang menjadi pantai utara Peru antara abad kedelapan dan ke-14.

Topeng suku Sican telah ditemukan di makam orang-orang yang diduga memiliki posisi yang tinggi dalam masyarakat Sican.

Negara tetangga Peru, Ekuador, juga telah memperoleh kembali13 artefak pra-Columbus dari koleksi pribadi warga Jerman pada bulan Juli 2018, setelah proses hukum selama enam tahun. (vlz/yf)

 

Laporan Pilihan