Jelang Pidato Bush di Kongres: Haluan Politik Baru? | Fokus | DW | 23.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Jelang Pidato Bush di Kongres: Haluan Politik Baru?

Para penulis pidato sang Presiden sudah mencapai versi nomor 4 dari pidatonya mengenai kondisi Amerika Serikat. Dan Senin (22/03) kemarin, George W. Bush melewatkan waktunya dengan berlatih, bagi penampilannya selama 40 menit di depan Kongres yang didominasi Partai Demokrat.

George Bush

George Bush

Bush ingin sekali lagi meyakinkan rakyat Amerika mengenai isu isu penting di masa kepresidenannya. Terutama setelah hasil polling terbaru menunjukkan, lebih dari dua pertiga rakyat Amerika berpendapat, Bush memimpin pemerintahannya ke arah yang keliru. Terutama dengan rencananya untuk Irak, yang bukan hanya ditentang Partai Demokrat , tetapi juga kalangan Republik.

Resolusi Tentang Penambahan Pasukan

“Senat tidak menyetujui rencana untuk menambah pasukan ke Irak, sebanyak 21.500 orang, dan mendesak Presiden untuk mempertimbangkan semua alternatif untuk mencapai tujuan strategis kita dengan lebih sedikit pasukan.”

Demikian bunyi resolusi baru yang diajukan senator John Warner bersama sejumlah tokoh Republik, sebelum sang presiden sekali lagi mempertahankan kebijakannya di depan rakyatnya.

Bush Berubah

Namun, hanya sedikit hal-hal baru yang mungkin diajukan Bush. Hanya janji bahwa strategi baru akan berhasil dan peringatan bahwa akan lebih banyak kekerasan terjadi di Irak. Partai Demokrat juga ingin mendengar rencana Bush yang lebih jelas soal politik dalam negeri.

Pemimpin Demokrat di Senat, Harry Reid, menyatakan: “Presiden cukup keras kepala dalam 6 tahun pertama masa jabatannya. Tapi minggu- minggu terakhir ada perubahan, lebih banyak dari 6 tahun itu. Ia mengakui kesalahannya di Irak. Dan ada desas-desus dari Gedung Putih, bahwa presiden dalam pidatonya Selasa ini juga akan berbicara tentang energi dan pemanasan global. Jika ia tidak melakukannya, itu betul-betul buruk.”

Bush Harus Buktikan Politiknya

Bush akan melakukannya, begitu janji juru bicara Tony Snow. Untuk menunjukkan bahwa ia bisa bekerjasama dengan mayoritas baru di Konggres menyangkut politik dalam negeri dan bahwa ia bukanlah bebek lumpuh yang hanya jadi bulan-bulanan. Namun demikian Tony Snow juga memperingatkan harapan yang terlalu berlebihan.

“Ada yang menyebut bahwa presiden akan berbicara tentang ambang batas emisi karbondioksida. Tapi itu bukan bagian dari piatonya. Saya tidak mengatakan apa yang akan ia usulkan tetapi presiden selalu bilang bahwa cara terbaik mengurangi emisi gas rumah kaca adalah lewat inovasi.”

Sepertinya tak akan ada perubahan arah politik. Bisa dibilang seperti versi baru pidato situasi Amerika Serikat pada tahun 2006. topik yang sama, janji yang sama dan, seperti dikuatirkan mereka yang skeptis, tipis harapan bahwa Bush akan menepatinya.