1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
KesehatanEropa

Jalan Kaki Teratur Kurangi 50% Kambuhnya Nyeri Punggung

20 Juni 2024

Studi mengungkap berjalan kaki selama setengah jam dalam lima hari per minggu dapat mengurangi 50% kambuhnya nyeri punggung bawah.

https://p.dw.com/p/4hHRz
Ilustrasi perempuan dengan penyakit punggung bawah
Berjalan kaki secara teratur dapat mengurangi kekambuhan nyeri punggung, serta memiliki manfaat kesehatan lainnya, menurut para penelitiFoto: Tomas Anderson/Zoonar/picture alliance

Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal medis The Lancet beberapa waktu lalu merekomendasikan jalan kaki secara teratur sebagai cara yang murah dan mudah untuk mencegah nyeri punggung yang berulang.

Hasil tes menunjukkan, pasien yang rutin berjalan kaki selama setengah jam, lima kali dalam seminggu dan dibimbing fisioterapi, mengalami lebih sedikit kekambuhan dibanding sebuah kelompok kontrol.

Para peneliti menyebut, pasien juga melaporkan adanya peningkatan kualitas hidup yang dirasakan dan jumlah waktu yang mereka habiskan untuk tidak bekerja juga berkurang hampir setengahnya.

Aktivitas murah, mudah, cocok untuk semua kalangan

Para penulis jurnal itu mengemukakan harapan, aktivitas yang murah dan sederhana ini dapat memberikan "dampak besar" pada kondisi yang merupakan penyebab utama disabilitas di dunia.

"Berjalan kaki adalah olahraga yang murah, mudah diakses, dan sederhana yang bisa dilakukan oleh hampir semua orang, tanpa memandang geografis, usia, atau status sosial-ekonomi," ujar salah satu penulis jurnal, Mark Hancock, profesor fisioterapi dari Macquarie University di Australia.

Ayo berlangganan gratis newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru! 

Sekitar 800 juta orang di dunia diperkirakan menderita nyeri punggung bawah. Tujuh dari 10 orang yang sembuh juga melaporkan penyakitnya kambuh nyeri dalam waktu satu tahun.

Proses penelitian

Penelitian ini diikuti oleh 700 orang dewasa yang dinyatakan baru sembuh dari episode nyeri punggung bawah selama setidaknya tiga tahun.

Sebagian dari mereka yang dipilih secara acak, digabung dalam program jalan kaki yang disesuaikan dan dibantu fisioterapi, sementara sisanya berada dalam kelompok kontrol yang dibiarkan mengambil cara pribadi atau medis yang mereka anggap tepat.

"Kelompok intervensi memiliki lebih sedikit kasus nyeri yang membatasi aktivitas, dibandingkan dengan kelompok kontrol, dan periode rata-rata yang lebih lama sebelum mereka mengalami kekambuhan, dengan median 208 hari dibandingkan 112 hari," kata Hancock.

Inteligensia Artifisial Sokong Pembedahan Rumit

Alasan jalan kaki baik untuk punggung

"Kami tidak tahu persis alasan berjalan kaki sangat baik untuk mencegah penyakit punggung, tetapi kemungkinan besar hal ini mencakup kombinasi gerakan mobilitas osilasi yang lembut, dan memperkuat struktur tulang belakang dan otot, relaksasi serta penghilang stres, dan pelepasan endorfin yang membuat perasaan senang,” ucap Hancock.

Berjalan kaki, tambah Hancock, membawa banyak keuntungan kesehatan penting lainnya. Termasuk untuk kesehatan jantung, kepadatan tulang, penurunan berat badan dan meningkatkan kesehatan mental.

Para kontributor jurnal tersebut mencatat, bagaimana nyeri punggung bawah menjadi keluhan kesehatan yang lebih umum secara internasional di tengah angka harapan hidup yang makin panjang dan kebiasaan bekerja dan bersantai yang lebih banyak.

Mereka mengatakan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan meningkatnya beban pada sistem kesehatan di seluruh dunia, hanya ada sedikit sumber daya yang didedikasikan untuk penelitian, pencegahan dan perawatan bidang ini.

mh/as (dpa, Lancet)