Israel Sesalkan Insiden Dengan Marinir Jerman | Fokus | DW | 30.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Israel Sesalkan Insiden Dengan Marinir Jerman

Beberapa insiden terjadi antara Angkatan Laut Jerman dan Angkatan Udara Israel. PM Israel Olmert sekarang menyatakan penyesalan.

default

Helikopter dan kapal pengintai Jerman hampir bentrok dengan pesawat tempur tipe F16 milik Israel minggu lalu. Menurut Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, insiden tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi sehingga terjadi kesalah-pahaman antar tentara Israel dan Jerman. Dalam suatu pembicaraan telpon Minggu (29/10) malam, Olmert menyatakan menyesali kejadian itu dan menyampaikan permintaan maaf kepada Kanselir Jerman Angela Merkel. Biro perdana menteri Israel di Yerusalem menyatakan, Olmert meminta Jerman untuk melanjutkan misi perdamaian di perairan Libanon karena Angkatan Laut Jerman punya peran penting dan sentral dalam misi UNIFIL. Perdana menteri Israel bahkan memuji partisipasi Jerman dalam misi perdamaian PBB di Timur Tengah sebagai kejadian historis. Pernyataan maaf Olmert yang disampaikan Minggu (29/10) malam muncul mengejutkan. Sebelumnya pihak berwenang Israel bungkam dan tidak menanggapi sejumlah insiden yang terjadi antara tentara Israel dan Jerman. Olmert tampak berupaya keras mengurangi ketegangan hubungan diplomatik antar kedua negara. Olmert menyampaikan langsung ungkapan penyesalan atas insiden itu kepada Volker Kauder, ketua fraksi Partai Uni Kristen Jerman yang sedang berada di Israel. Delegasi Jerman yang berkunjung ke Israel menegaskan, Bundeswehr baru dapat menjalankan mandatnya secara optimal bila angkatan laut Jerman tidak ditembaki atau dihalang-halangi dalam bentuk lain. Sementara Olmert menjelaskan bahwa tiap gerakan di perairan Libanon diawasi secara ketat oleh angkatan udara Israel. Untuk menghindari kejadian serupa, di masa depan angkatan laut Jerman akan merundingkan setiap manuvernya di perairan Libanon dengan angkatan udara Israel. Namun, kesepakatan antar delegasi Jerman dan Perdana Menteri Israel untuk meningkatkan komunikasi tampaknya belum sampai di telinga pejabat kementerian Kertahanan Israel. Ditanya soal insiden terbaru antara tentara Jerman Bundeswehr dan tentara Israel, juru bicara militer Israel berdalih, Israel hanya mengomentari insiden yang dapat dibuktikan dengan merinci tempat dan waktu kejadian. Selebihnya, juru bicara militer menekankan, bahwa Israel sama sekali tak berniat menyerang Jerman. Berhasilkah Olmert mengurangi ketegangan hubungan antara Israel dan Jerman? Ini baru akan terlihat jelas dalam kunjungan resmi perdana menteri Israel ke Jerman Desember mendatang.