Israel Serang Gudang Senjata Iran di Suriah dengan Rudal | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 21.07.2020
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Perang Suriah

Israel Serang Gudang Senjata Iran di Suriah dengan Rudal

Pesawat tempur Israel menyerang sasaran di selatan Damaskus dengan rudal, kata sumber di Suriah. Beberapa milisi non-Suriah tewas dan sekitar 11 lainnya luka-luka dalam serangan itu, lapor kelompok pengamat di London.

Foto pesawat temput F-35 Israel

Pesawat tempur F-35 Israel

Setidaknya tujuh tentara dan milisi terluka ketika pasukan pertahanan Suriah menangkis serangan rudal Israel di daerah di selatan dan barat Damaskus Senin malam (20/7), lapor sebuah sumber militer Suriah kepada kantor berita AFP. Peluru kendali itu diluncurkan oleh pesawat tempur dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

“Serangan itu menimbulkan kerusakan materi berat”, kata sumber itu tanpa memberikan rincian. Pertahanan darat Suriah mampu menembakkan sejumlah rudal menangkis serangan militer Israel di sekitar wilayah Sahnaya dan daerah sekitar Al-Kiswa di selatan ibukota.

Warga yang tinggal di daerah selatan Damaskus mengatakan kepada kantor berita DPA, ledakan keras terdengar Senin malam, diikuti suara ambulans dengan sirene meraung yang menggema di daerah itu.

Serdadu ISrael berjaga di Dataran Tinggi Golan

Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel di perbatasan ke Suriah

Depot senjata Iran dihantam rudal

Organisasi Syrian Observatory for Human Rights. di London mengatakan, serangan rudal pada Senin malam menghantam depot senjata diduga milik milisi Iran dan menewaskan lima orang. Kelima orang yang tewas adalah serdadu non-Suriah, kata kelompok itu.

Iran adalah sekutu utama Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak terjadi pemberontakan kelompok yang menuntut demokrasi tahun 2011. 

Organisasi itu lebih lanjut melaporkan, ada 11 tentara lain yang terluka, empat tentara non-Suriah dan tujuh tentara pemerintah Suriah, dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Sebulan sebelumnya, pada 23 Juni, Israel juga melakukan serangan udara ke pedesaan barat daya dan timur Suriah, yang menewaskan dua serdadu Suriah.

Seorang juru bicara militer di Israel mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pihaknya "tidak mengomentari laporan asing".

Israel telah meluncurkan ratusan serangan ke Suriah sejak terjadinya konflik dan perang saudara di negara itu. Israel terutama menarget pasukan pemerintah Suriah, sekutu pasukan Iran dan satuan kelompok militan Syiah Lebanon, Hizbullah. Israel mengatakan tujuannya adalah mengakhiri kehadiran militer Teheran di Suriah.

Konflik sembilan tahun di Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang dan memaksa lebih dari setengah populasi negara itu harus mengungsi.

hp/as  (dpa, afp)