Israel dan Iran Terlibat Bentrokan di Suriah, Semua Pihak Diminta Menahan Diri | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 11.05.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Dunia

Israel dan Iran Terlibat Bentrokan di Suriah, Semua Pihak Diminta Menahan Diri

Bentrokan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Israel dan Iran di kawasan Suriah, memicu seruan diri dari para pemimpin dunia, agar semua pihak menahan diri-.

Iran menolak tuduhan Israel bahwa pihaknya telah menembakkan roket ke posisi Israel di Dataran Tinggi Golan. Teheran menyebutkan tuduhan ini tidak berdasar dan hanya dirancang untuk membenarkan serangan Israel terhadap posisi Iran di Suriah. 

Akhir pekan ini, mata para pemimpin dunia tertuju pada aktivitas militer terbaru di Timur Tengah, setelah Israel melakukan serangan mematikan terhadap fasilitas militer Iran di Suriah hari Kamis (10/05). Israel berdalih serangan ini sebagai respon terhadap tembakan roket terhadap pasukannya yang dituduhkan kepada Iran.

Konflik baru dipicu keputusan Trump

Konflik millter ini dilaporkan pecah, setelah berminggu-minggu terjadi eskalasi ketegangan. Pemicu bentrokan terbaru adalah keputusan Presiden Amerika Serikat  Donald Trump hari Selasa (08/05) untuk menarik diri dari perjanjian nuklir Iran yang disepakati pada tahun 2015. 

Akibat ketegangan terbaru tersebut, seruan untuk menahan diri datang dari Rusia, Perancis, Jerman, Inggris dan Uni Eropa. Sebaliknya Amerika Serikat menyalahkan Iran dan menekankan hak Israel untuk "membela diri".

Sebelumnya Jerman dan Inggris bergabung dengan Amerika Serikat mengecam serangan roket terhadap Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel yang mereka tuduh dilancarkan oleh Iran Sementara Perancis menegaskan kembali "dukungan tak tergoyahkan bagi keamanan Israel".

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Iran telah "melintasi batas merah" dan bahwa pemboman terhadap target di Suriah "adalah konsekuensinya".

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kepada Kanselir Jerman Angela Merkel lewat sambungan telepon bahwa dia tidak ingin adanya "ketegangan baru" di Timur Tengah.

Baca juga:Militer Israel dan Iran Saling Serang di wilayah Suriah

Israel tuntut Teheran menarik pasukan dari Suriah

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB dan sekretaris jenderal PBB untuk segera mengutuk serangan rudal Iran dan menuntut agar Teheran menarik  militernya dari Suriah.

Dalam surat-suratnya kepada dewan keamanan PBB dan sekjen PBB Antonio Guterres, ia menyebutkan bahwa "komunitas internasional tidak boleh berdiam diri saja sementara rezim tirani menyerang bangsa yang berdaulat dan terus berlanjut mengancam keberadaan negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. "

Danon mengatakan "Israel tidak tertarik pada eskalasi, tetapi tidak akan membiarkan Iran membangun kehadiran militernya di Suriah yang bertujuan untuk menyerang Israel dan memperburuk situasi yang sudah rapuh di wilayah tersebut. "

PBB imbau hentikan tindakan bermusuhan

Sekretaris Jenderal  PBB Antonio Guterres  mendesak "penghentian segera semua tindakan bermusuhan" dan provokatif untuk menghindari kembali makin panasnya situasi di Timur Tengah.

Juru bicara PBB  Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan, pasukan penjaga perdamaian di Dataran Tinggi Golan telah menjalin kontak dengan militer Suriah dan Israel, "mendesak kedua pihak untuk menahan diri semaksimum mungkin "dan mematuhi perjanjian gencatan senjata 1974.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan terhadap instalasi  militer Iran di dalam wilayah Suriah mengirimkan "pesan yang jelas" kepada Presiden Bashar Assad  untuk tidak menyerang Israel.  Netanyahu memperingatkan "siapa pun yang menyerang kami - kami akan menyerang mereka tujuh kali lipat dan siapa yang bersiap menyerang kami - kami akan bertindak melawan mereka terlebih dahulu."

Dukungan Eropa terhadap kesepakatan nuklir Iran

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan pihaknya mengutuk serangan roket Iran ke Dataran Tinggi Golan. Tapi ia juga menegaskan kembali dukungan kekuatan Eropa untuk kesepakatan nuklir Iran.

Merkel menggarisbawahi dukungan dari Jerman, Perancis dan Inggris untuk kesepakatan nuklir selama Teheran terus memenuhi kewajibannya di bawah perjanjian itu. Merkel menganjurkan digelarnya pembicaraan dengan Iran dalam sengketa program rudal balistik dan kegiatann Iran di negara-negara seperti Suriah dan Yaman.

Pasukan Pertahanan Israel mengklaim telah menyerang fasilitas militer Iran di Suriah sebagai respon atas tembakan sekitar 20 roket dari Garda Revolusi Iran ke Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967. Fasilitas yang menjadi sasaran serangan militer Israel di antaranya tempat penyimpanan senjata, logistik dan pusat intelijen yang digunakan elite militer Iran di Suriah.

Kantor berita Suriah SANA memberitakan rudal-rudal  Israel menghantam pertahanan udara serta gudang senjata di provinsi Suweida, namun sebagian besar serangan rudal  dapat digagalkan. Suara ledakan misil Israel dan tembakan balasan dari Suriah terdengar selama lebih dari lima jam dan berakhir Kamis subuh (10/05).

ap/as(dpa/rtr/afp

Laporan Pilihan