Israel Culik Menteri Kabinet Hamas | Fokus | DW | 29.06.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Israel Culik Menteri Kabinet Hamas

Tentara Israel membalas tewasnya pemukim Yahudi yang diculik militan Palestina.

Panser Israel dalam operasi Hujan Matahari

Panser Israel dalam operasi Hujan Matahari

Israel memperluas aksi militernya. Rabu malam (29/06) tentara menahan 60 anggota Hamas di berbagai kota di Tepi Barat, temasuk di dalamnya pejabat pemerintahan Hamas, antara lain 8 menteri kabinet dan sejumlah anggota parlemen. Para politisi Hamas ditangkap tentara Israel di Ramallah, Hebron, Jenin dan Yerusalem Timur, demikian dilaporkan media Israel berdasarkan keterangan sumber Palestina. Seorang tokoh di parlemen Hamas menyatakan, penangkapan itu merupakan perang terbuka melawan pemerintah dan rakyat untuk menghancurkan pemerintahan Palestina. Tentara Israel bertanggung jawab atas kelanjutan eskalasi yang berbahaya ini.

Anggota kelompok militan ’Komite Perlawanan Rakyat’ menerangkan Rabu (28/06) malam, mereka telah membunuh pemukim Yahudi berusia 18 tahun yang mereka culik 3 hari sebelumnya. Ia dihabisi dengan tembakan di kepala, tak jauh dari tempat jasadnya ditemukan di Ramallah. Demikian disebutkan media Israel. Jenasah pemuda itu ditemukan dengan bantuan informasi dari seorang tahanan Palestina yang diduga kuat terlibat.

Di Jalur Gaza, tentara Israel melanjutkan penyerbuan dengan kata sandi ’Hujan Matahari’. Sebelum matahari terbenam hari Rabu kemarin, panser dan buldoser mendesak masuk ke utara jalur pantai Palestina, ke sebuah wilayah tak berpenghuni di Jalur Gaza.

Malam hari, pesawat tempur Israel menyebarkan selebaran ke atas Beit Hanon, yang berpenduduk 30 ribu jiwa. Selebaran itu mendesak warga kota di utara Jalur Gaza itu untuk segera meninggalkan rumah dan wilayah tersebut. Tentara menerangkan, mereka bermaksud menembaki daerah berpenduduk padat di Beit Hanon dengan apa yang disebut senjata presisi. Diperkirakan akan terjadi eksodus penduduk yang berupaya menyelamatkan diri ke kawasan selatan Jalur Gaza.

Dari sekitar Beit Hanon, militan Palestina menembakkan roket Kassam terutama ke kota Israel Sderot, beberapa pekan terakhir. Semalam, angkatan udara Israel menembakkan roket ke halaman universitas Islam di Gaza City, juga ke arah sebuah gudang di Khan Yunis.