Israel Akan Cabut Blokadenya | dunia | DW | 07.09.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Israel Akan Cabut Blokadenya

Israel berjanji akan segera menghentikan blokade laut dan udara di Libanon.

Perairan Libanon yang masih diblokade Israel

Perairan Libanon yang masih diblokade Israel

Blokade yang digelar Israel di wilayah perairan dan udara Libanon akan segera dihentikan. Demikian pernyataan resmi kantor Perdana Menteri Ehud Olmert hari Rabu (06/09) tadi. Meskipun demikian, Israel menuntut agar pasukan internasional segera mengambil-alih peran pengawasan di wilayah-wilayah yang ditinggalkannya.

Pemerintah Libanon menilai penghentian blokade di wilayah perairannya sebagai syarat utama bagi bantuan kemanusiaan dan militer Jerman. Sebelumnya, Israel tetap bersikeras akan tetap melanjutkan blokadenya, sampai pemerintah Libanon berhasil menghentikan pengiriman senjata kepada Hisbullah.

Namun Olmert menilai, tentara perdamaian PBB sudah siap untuk mengisi posisi pengawas penyeludupan senjata oleh Hizbullah di Libanon. Oleh karena itu, Israel siap menghentikan blokadenya.

Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan sempat menyuarakan harapannya pada hari Selasa (05/09) kemarin, blokade wilayah perairan Libanon dapat dihentikan dalam waktu 48 jam. Sementara Prancis merencanakan untuk sementara menugaskan kapal perangnya di wilayah perairan Libanon sampai angkatan laut Jerman tiba.

Iklan