Inggris Paparkan Bukti Penahanan Marinir | Fokus | DW | 28.03.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Inggris Paparkan Bukti Penahanan Marinir

Menurut Kementrian Pertahanan Inggris, para serdadu dan pelaut Inggris ditangkap Iran di daerah perairan Irak.

Laksamana Madya Chrales Style menggelar konferensi pers di London

Laksamana Madya Chrales Style menggelar konferensi pers di London

Panglima Angkatan Laut Inggris, Laksamana Madya Charles Style menerangkan dalam konferensi pers, insiden itu terjadi 1.7 mil laut atau sekitar 3 kilometer di daerah perairan Irak. Ia menegaskan, penangkapan 14 pria dan 1 wanita Inggris itu salah dan tidak bisa dibenarkan. Kementrian Pertahanan Inggris menyatakan, posisi tim Inggris ketika ditangkap bisa dibuktikan dari rekaman perangkat penentuan posisi Global Positioning System, GPS.

Selasa (27/03), setelah menemui jalan buntu dalam konsultasi dengan Iran, Perdana Menteri Inggris Tony Blair sudah menyatakan akan membeberkan bukti bahwa penahanan 15 pelaut dan marinir Inggris oleh Iran dilakukan di kawasan perairan Irak. Menurut keterangan pemerintah Inggris, ketika itu tim marinir bermaksud memeriksa sebuah kapal dagang yang mungkin membawa barang selundupan. Ini adalah kontrol rutin yang selalu dilakukan di kawasan pantai selatan Irak. Tony Blair Selasa (27/03) menandaskan, penahanan warganegara Inggris itu sama sekali tidak bisa dibenarkan.

"Kami sampai sekarang mencoba meyakinkan pemerintah Iran lewat jalur diplomatik agar membebaskan serdadu kami. Sama sekali tidak ada pembenaran untuk menahan mereka lebih lama lagi. Kami berarap Iran mengubah posisinya. Jika tidak, persoalan ini akan memasuki fase yang baru. Tapi kami berharap jalur diplomatik bisa bekerja.“

Menurut laporan stasiun siaran Inggris, BBC, kapal dagang yang diperiksa para serdadu Inggris masih menjangkar di posisi yang sama sejak hari Jumat (23/03), dan memang berada di kawasan air Irak. Mantan Duta Besar Inggris di Teheran, Richard Dalton, mengingatkan, operasi yang dilakukan marinir Inggris sudah disetujui pemerintahan Irak.

"Pemerintah Irak dalam sebuah pernyataan sudah menerangkan, apa yang dilakukan warga Inggris itu sesuai dengan mandat PBB yang berlaku. Dan bahwa operasi ini dilakukan menghadapi para penyelundup di Kawasan Teluk … demi kesejahteraan semua.“

Para serdadu Inggris saat ini ditahan di tempat yang tidak diketahui di Teheran. Diplomat Inggris di Teheran sampai sekarang tidak diijinkan menemui mereka. Menurut keterangan Panglima Angkatan Laut Inggris, Vice Admiral Charles Style, pihak Iran sendiri hari Minggu (25/03) memberi posisi lokasi seperti ditunjukkan rekaman GPS. Namun pada hari Selasa (27/03), Iran merevisi posisi itu menjadi 2 mil bergeser ke Timur, di kawasan perairan Iran. Tapi posisi baru ini tidak disertai verifikasi GPS.

Menanggapi pernyataan Kementerian Pertahanan InggrisRabu (28/03), Iran sekali lagi menerangkan, mereka menangkap para serdadu Inggris di daerah perairannya.