India Kirim Polisi Wanita ke Liberia | dunia | DW | 29.01.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

India Kirim Polisi Wanita ke Liberia

Untuk pertama kali Perserikatan Bangsa Bangsa mengirimkan sebuah pasukan perdamaian yang semua anggotanya adalah wanita. Tugas mereka mulai hari Senin ini (29/1).

Logo PBB

Logo PBB

India mengirim 103 polisi wanita ke Liberia. Ini untuk pertama kalinya organisasi dunia itu menggelar satuan perdamaian yang semuanya adalah wanita. Komandan batalyon Poonam Gupta mengatakan:

"Ini pengiriman perdana PBB, di mana pasukan bersenjata hanya terdiri dari wanita.“

Mereka bertanggung-jawab atas ketertiban dan pemulihan perdamaian di daerah-daerah rusuh. Tentu mereka bangga atas tugas yang dipercayakan pada mereka. Shelly Samuel, seorang sersan berumur 30 tahun mengatakan:

"Kami senang. Liberia merupakan kawasan krisis. Namun kami mendapat pelatihan dan pendidikan yang baik sehingga kami tidak perlu khawatir.“

Para wanita itu baru saja merampungkan pelatihan yang berlangsung selama beberapa bulan. Pelatihan itu termasuk pertempuran senjata, pengendalian kerusuhan, penggunaan gas air mata dan senjata-senjata lainnya. Saat terjun langsung ke kawasan krisis, mereka akan dilengkapi dengan rompi anti peluru, alat penginderaan malam dan kendaraan perang berlapis baja. Rencananya pasukan perdamaian PBB ini akan mengisi kekosongan antara pasukan helm biru dan satuan polisi setempat yang hanya dibekali senjata ringan.

Para wanita itu merasakan tugas mereka sebagai satu tanggung-jawab besar, terutama sebagai tim pertama perdamaian PBB yang semuanya adalah wanita. Namun, tugas mereka sama beratnya dengan rekan-rekan prianya. Demikian tutur Ajit Kulshrestha, kepala kepolisian India:

"Kami harus berani menghadapi segala tantangan. Pada dasaranya perempuan memiliki kemampuan yang sama dengan laki-laki. Bahkan di situasi tertentu mereka lebih unggul.“

Meskipun ini merupakan misi perdamaian PBB pertama bagi polisi wanita asal India itu, namun sebelumnya mereka telah bertugas di tempat-tempat paling rawan di India, misalnya Kashmir. Kepala kepolisian India Ajit Kulshrestha mengatakan, bahwa polisi wanita membawa satu pendekatan yang menyehatkan. Di India mereka sudah bertahun-tahun dilibatkan dalam misi khusus.

Disamping Pakistan dan Bangladesh, India adalah penyumbang utama misi-misi perdamaian PBB. Selama satu tahun polisi wanita asal India ini akan ditempatkan di wilayah barat Afrika. Mereka dikerahkan sebagai bala bantuan sekaligus menjadi panutan. Rencananya, PBB akan mengkerahkan lebih banyak wanita dalam misi perdamaian di Liberia.

Iklan