IGFM: Umat Kristen dalam Bahaya | dunia | DW | 18.09.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

IGFM: Umat Kristen dalam Bahaya

Sebuah LSM HAM, IGFM, khawatir, bahwa konflik yang ditimbulkan oleh pidato Paus dapat membahayakan keselamatan umat Kristen di seluruh dunia.

Umat Kristen dalam Ibadahnya

Umat Kristen dalam Ibadahnya

Komunitas Internasional Untuk HAM (IGFM) mengkhawatirkan keselamatan umat Kristen di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim selama bulan Ramadhan. Hal ini mencuat setelah konflik yang ditimbulkan dari pernyataan Paus benediktus XVI di Regensburg.

Seorang juru bicara IGFM mengatakan, serangan terhadap kelompok minoritas Kristen seringkali terjadi selama bulan Ramadhan tahun lalu. Tidak tertutup kemungkinan, bahwa serangan sama akan kembali terulang.

Pidato ilmiah Paus Benediktus XVI di Universitas Regensburg telah menyulut kemarahan kaum Mulsim. Dalam ceramahnya, Paus mengutip kata-kata Kaisar Manuel II dari Byzantium yang berisikan kritik tajam terhadap ajaran Islam.

Benediktus XVI sendiri telah menjelaskan, bahwa ia tidak berniat menghina Islam dan hanya ingin mendorong dialog antar agama.

Iklan