Hartono Bersaudara Masih yang Terkaya di Indonesia | INDONESIA: Laporan topik-topik yang menjadi berita utama | DW | 05.12.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Orang Terkaya RI

Hartono Bersaudara Masih yang Terkaya di Indonesia

Forbes kembali merilis daftar orang terkaya RI untuk tahun 2019. Jumlah kekayaan gabungan 50 orang terkaya di Indonesia itu tercatat alami kenaikan sebesar US$5,6 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Siapa saja mereka?

Forbes baru saja merilis data 50 orang terkaya di Indonesia untuk tahun 2019. Majalah bisnis asal Amerika itu mencatat peningkatan jumlah kekayaan gabungan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan 24 dari 50 nama tercatat mengalami lonjakan kekayaan. 

Seperti dikutip dari Forbes, Tahun 2019, total kekayaan bersih para pengusaha Indonesia itu naik ke angka US$134,6 miliar, bertambah sebanyak US$5,6 miliar dibandingkan 2018.

Hartono bersaudara masih menduduki peringkat teratas selama 11 tahun berturut-turut dengan jumlah kekayaan bersih mencapai US$37,3 miliar, seiring dengan naiknya harga saham Bank Central Asia (BCA).

Posisi kedua ditempati oleh Keluarga Widjaja, yang terdiri dari beberapa pewaris Sinar Mas Group, dengan total kekayaan bersih US$9,6 miiar. Anggota keluarga itu mewarisi kekayaan besar Eka Tjipta Widjaja, yang meninggal dunia pada Januari silam. Eka Tjipta Widjaja menempati peringkat ketiga orang terkaya di Indonesia pada tahun 2018, dengan jumlah kekayaan sebesar US$8,6 miliar.

Baca juga:Ketika Orang Terkaya RI Terima Bonus Asian Games dari Jokowi 

Kenaikan aset terbesar

Forbes mencatat bahwa Prajogo Pangestu, pengusaha energi dan petrokimia menjadi orang dengan kenaikan aset terbesar tahun ini. Prajogo naik tujuh peringkat ke urutan ke-3 dengan kekayaan bersih US$7,6 miliar dari sebelumnya US$3 miliar pada tahun 2018.

Kenaikan aset ini disebabkan oleh optimisme investor pada prospek perusahaan yang ikut melambungkan harga saham Barito Pacific.

Pengusaha lain yang juga mengalami kenaikan aset secara signifikan adalah Boenjamin Setiawan yang menempati posisi ke-8. Kekayaannya meningkat sebesar 36% menjadi US$4,35 miliar pada 2019. Saham miliknya di induk perusahaan yang menguasai rumah sakit Mitra Keluarga Karyasehat, naik dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir setelah melakukan akusisi tujuh rumah sakit Indonesia. 

Baca juga: Mau Cepat Kaya? Tiduran 60 Hari, Bisa Dibayar 266 Juta Rupiah

Pendatang baru

Forbes mencatat setidaknya ada 5 orang pendatang baru dalam daftar orang terkaya tahun ini. Salah satunya adalah Winarko Sulistyo di urutan ke-27 dengan kekayaan bersih US$ 1,2 miliar. Winarko menjual 45% saham produsen kertas kemasan, Fajar Surya Wisesa ke Siam Cement Thailand pada Mei silam seharga US$557 juta. 

Pendatang baru lainnya adalah Donald Sihombing, pengusaha konstruksi dan penggemar Ferrari yang menempati urutan ke-34 dengan jumlah kekayaan bersih US$970 juta. Donlad mendirikan Totalindo Eka Persada, perusahaan yang membangun hotel Four Seasons di Jakarta.

Selain keluarga Widjaja, ada dua wajah baru yang masuk dalam daftar menggantikan pendahulunya yang meninggal. Keluarga Ciputra (No.25) mewarisi kekayaan Ciputra senilai US$1,3 miliar. Dia meninggal dunia pada November lalu di usia 88 tahun. 

Selain itu, Keluarga Hamami di urutan ke-46 dengan jumlah kekayaan US$660 juta, menggantikan almarhum Achmad Hamami, mantan pilot jet yang mendirikan Tiara Margo Trakindo, perusahaan distributor alat berat Caterpillar.

Pengusaha tekstil Iwan Lukminto kembali masuk dalam daftar di urutan ke-50 dengan jumlah kekayaan US$585 juta, setelah satu tahun absen.

Pengusaha yang asetnya menurun

Meskipun nilai tukar rupiah dan pasar saham Indonesia mengalami kenaikan sebesar 1,5% dan 1,6% dari tahun lalu, sebanyak 20 nama pengusaha dalam daftar Forbes justru alami penurunan nilai kekayaan bersih. 

Di antara mereka adalah Susilo Wonowidjojo, yang mencatat penuruan jumlah kekayaan senilai US$2,6 miliar, turun dua peringkat dari urutan ke-2 menjadi urutan ke-4.

Harga saham perusahaan rokok Gudang Garam miliknya turun setelah September lalu pemerintah mengumumkan akan menaikkan tarif cukai rorok sebesar 23% tahun depan.

Baca juga:Inilah 10 Negara Terkaya di Piala Dunia 2018 

2 Wanita di jajaran orang terkaya

Kartini Muljadi (89) menempati posisi ke-48 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes, dengan jumlah kekayaan bersih US$630 juta. Ia adalah pemilik Tempo Group, dengan perusahaan terbesarnya adalah PT Tempo Scan Pacific, perusahaan pembuat obat dan barang konsumsi.

Muljadi juga merupakan seorang pengacara dan mantan hakim. Kartini Muljadi & Rekan (KMR) adalah salah satu firma hukum terkemuka di Indonesia.

Wanita kedua yang masuk daftar orang terkaya adalah Arini Subianto, berada di peringkat ke-49 dengan jumlah kekayaan mencapai US$600 juta. Arini melanjutkan perusahaan bernilai jutaan dolar milik ayahnya Benny Subianto, yang meninggal pada Januari 2017 lalu. Arini saat ini menjabat Presiden Direktur dari Persada Capital Investama. Ia bertugas mengawasi investasi Persada dalam produk-produk kayu, minyak kelapa sawit, pengolah karet dan batubara.

Ini daftar 10 orang terkaya di Indonesia

  1. Budi & Michael Hartono; US$37,3 miliar
  2. Keluarga Widjaja; $9,6 miliar
  3. Prajogo Pangestu; $7,6 miliar
  4. Susilo Wonowidjojo; $6,6 miliar
  5. Sri Prakash Lohia; $5,6 miliar
  6. Anthoni Salim; $5,5 miliar
  7. Tahir; $4,8 miliar
  8. Boenjamin Setiawan; $4,35 miliar
  9. Chairul Tanjung; $3,6 miliar
  10. Jogi Hendra Atmadja; $3 miliar

Daftar 50 orang terkaya di Indonesia dikompilasi dengan menggunakan data kepemilikan saham dan informasi keuangan yang diperoleh dari keluarga dan individu, bursa efek juga laporan tahunan dan analis.

gtp/ (Forbes)

Laporan Pilihan