Forum Eropa di Berlin | dunia | DW | 10.05.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Forum Eropa di Berlin

Sejak Kamis (09/05) kemarin di Berlin berlangsung Forum Eropa ke-10 yang diselenggarakan Stasiun Siaran Jerman WDR.

Frank-Walter Steinmeier

Frank-Walter Steinmeier

Forum selama dua hari itu dibuka oleh pimpinan radio WDR Monika Piel di di kementerian luar negeri Jerman. Dalam acara pembukaan hadir antara lain Menteri luar negeri Jerman Frank Walter Steinmeier sebagai Ketua Dewan Eropa dan Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barosso. Forum Eropa ke-10 WDR juga dihadiri Kanselir Jerman Angela Merkel.

Dalam jabatannya sebagai Presiden Dewan Eropa Kanselir Jerman Angela Merkel, menentang turut campurnya Uni Eropa dalam krisis politik dalam negeri Turki sehubungan gagalnya pemilihan presiden. Sebuah negara seperti Turki akan menemukan jalan sendiri menuju perkembangan. Demikian Merkel. Lebih lanjut Merkel mengatakan, sekarang dengan alasan kejadian politik dalam negeri di Turki tidak dapat tiba-tiba menetapkan peraturan yang lebih mudah untuk keanggotaan Turki ke dalam Uni Eropa, dan menghapus semua yang telah disepakati bersama.

Sementara mengenai penolakan Rusia terhadap rencana pembangunan sistim penangkal rudal Amerika Serikat di Polandia dan Ceko, Kanselir Merkel mengharap adanya penyelesaian bersama. Dikatakannya Peranan Jerman adalah mendorong dilakukannya pembicaraan antara kedua negara. Sayang masih terdapat rasa saling curiga yang besar dalam hubungan keduanya, meskipun kita semua tahu bahwa kita semua harus bekerja sama.” Sebelumnya menteri luar negeri Rusia Sergey Lavrov mengirimkan pesan video kembali menyatakan kemarahan Rusia tentang rencana Amerika Serikat tersebut.

Sementara dalam acara pembukaan pagi harinya Menteri luar negeri Jerman sekaligus ketua Dewan Eropa Steinmeier mengatakan

“Masyarakat di Eropa dan kebanyakan dari mereka tidak menentang Eropa. Mereka ingin Uni Eropa yang mampu bertindak, Uni Eropa yang efisien, yang berkonsentrasi pada hal sebenarnya, pada hal yang penting. Uni Eropa yang mampu menyelesaikan masalah.”

Hanya dengan solidaritas bertindak Eropa akan tetap hidup. Agar solidaritas bertindak di dalam Uni Eropa juga dapat terjamin di masa depan, institusi-institusi Eropa harus direformasi. Demikian dikatakan menteri luar negeri Jerman sekaligus Ketua Dewan Eropa Steinmeier. Dengan pemikiran solidaritas bertindak Jerman ingin membawa langkah kemajuan dalam pembentukan konstitusi Eropa. Selain itu solidaritas di masa depan juga termasuk perlindungan iklim serta pengadaan energi dan mengorganisirnya secara bersama. Oleh sebab itu Steinmeier mendukung agar perlindungan iklim dicantumkan pula dalam konstitusi Eropa.

Sementara ketua komisi Eropa Barosso mengatakan solidaritas dan kebebasan merupakan kunci pemikiran Uni Eropa. Barosso memuji Forum Eropa WDR Jerman, yang sejak 10 tahun terakhir merefleksikan secara kritis situasi aktual di Eropa dan mendorong dilaksanakannya diskusi. Sekitar 500 peserta ambil bagian dalam Forum Eropa ke-10 WDR tahun ini.

Iklan