Mulai dari hiu raksasa hingga naga terbang, sebanyak 25.000 layang-layang mewarnai langit dalam festival layang-layang terbesar di dunia.
Pulau kecil Fanø di Denmark dikenal dengan anginnya yang stabil serta pantainya yang luas dan terbuka, menjadikannya salah satu lokasi terbaik di dunia untuk menerbangkan layang-layang.
Setiap bulan Juni, pulau ini menjadi tuan rumah International Kite Flyers Meeting, sebuah acara yang mempertemukan para penggemar layang-layang dari berbagai penjuru dunia.
Simone Marschall, penerbang layang-layang sekaligus konsultan pemasaran, mengatakan Fanø menjadi tempat istimewa karena menyediakan ruang yang luas bagi para penerbang layang-layang.
“Di banyak negara, menerbangkan layang-layang di pantai dibatasi. Namun di sini, kita memiliki banyak ruang dan banyak orang ramah yang menikmati suasana,” ujarnya.