1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Ekonomi Jerman Merosot di Kuartal Keempat

11 Januari 2012

Ekonomi Jerman mengalami kemunduran di kuartal keempat meski membukukan pertumbuhan 3 persen untuk tahun 2011. Muncul kekhawatiran perekonomian terbesar di Eropa akan terkena resesi.

https://p.dw.com/p/13hwt
Ilustrasi koin 1 sen Euro
Ilustrasi koin 1 sen EuroFoto: Fotolia/Fee Klinkerglocke

Angka pasti pertumbuhan ekonomi Jerman untuk kuartal keempat tahun 2011 baru akan keluar pertengahan Februari dan mungkin juga direvisi. Jörg Krämer, ekonom senior Commerzbank, mengaku sedikit terkejut dengan perlambatan tersebut. Ia juga memprediksi perekonomian Jerman akan menciut pada kuartal pertama tahun 2012. Dan jika dua kuartal berturut-turut terjadi kontraksi ekonomi, secara teknis negara tersebut berada dalam resesi.

Indikator ekonomi terakhir menunjukkan tahun 2012 akan menjadi tahun yang berat, baik bagi Jerman maupun negara-negara Eropa lainnya. "Sementara ekonomi Jerman tumbuh pesat dalam 2 tahun terakhir, pertumbuhan tahun lalu jauh lebih rendah terutama karena krisis zona Euro," ungkap Ferdinand Fichtner, kepala institut ekonomi DIW.

Ekonomi Jerman masih sehat

Pertumbuhan ekonomi yang masih berada di zona positif menempatkan Jerman di deretan negara-negara zona Euro yang masih menunjukkan performa baik, yakni Finlandia, Austria, Slovakia dan Luksemburg. Sementara angka pengangguran tetap tinggi di Spanyol dan Italia, yang menjadi sorotan terakhir dalam krisis utang Eropa. Yunani dan Portugal yang terselamatkan berkat bailout masih berada dalam resesi.

Jerman diprediksi melampaui Amerika Serikat dalam data produk domestik bruto Dana Moneter Internasional (IMF) yang akan dirilis 27 Januari mendatang. PDB Jerman untuk tahun 2011 diprediksi 1,6 persen, masih jauh di bawah negara-negara seperti Cina yang mencapai 9,5 persen dan India di level 7,8 persen. Namun defisit Jerman turun ke hanya 1 persen dari PDB, jauh di bawah batas aturan defisit anggaran zona Euro yaitu 3 persen dari PDB.

Simon Junker, seorang ahli di institut DIW, mengatakan, "Perekonomian Jerman yang ditopang ekspor akan sulit menghindari perlambatan ekonomi global. Ekspor Jerman terutama akan terkena imbas krisis zona Euro." Namun Junker menambahkan, warga Jerman masih dapat bersikap optimis jika pemerintah-pemerintah zona Euro bisa bergerak cepat untuk mengatasi krisis. Saat ini angka pengangguran di Jerman turun menjadi 6,8 persen atau terendah dalam dua dekade terakhir. Rata-rata warga Jerman mendapat upah per tahun 2,2 persen lebih besar di tahun 2011.

ap/dpa/Carissa Paramita

Editor: Dyan Kostermans