Donald Trump Akan Temui Kim Jong Un di Vietnam Akhir Februari | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 06.02.2019
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Nuklir Korut

Donald Trump Akan Temui Kim Jong Un di Vietnam Akhir Februari

Untuk kedua kalinya, Presiden AS Donald Trump dan pimpinan Korea Utara Kim Jong Un akan bertemu untuk membahas kelanjutan kesepakatan penghentian program nuklir Korea Utara.

Presiden AS Donald Trump hari Selasa (05/02) mengatakan bahwa dia akan mengadakan pertemuan kedua dengan Kim Jong Un, pada tanggal 27 dan 28 Februari di Vietnam."Sebagai bagian dari diplomasi baru yang berani, kami melanjutkan dorongan bersejarah kami untuk perdamaian di Semenanjung Korea," kata Trump dalam pidato State of the Union di hadapan Kongres AS, Selasa (04/02).m"Para sandera kami telah pulang, uji coba nuklir telah berhenti, dan belum ada peluncuran rudal dalam 15 bulan ini!, tambahnya.

Trump mengatakan masih banyak hal yang harus dilakukan, namun memuji hubungannya dengan Kim Jong Un sebagai hubungan "yang baik." "Jika saya tidak terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, kita saat ini, menurut pendapat saya, akan berada dalam perang besar dengan Korea Utara," lanjutnya.

USA Ansprache zur Lage der Union in Washington (Reuters/J. Young)

Presiden Donald Trump menyampaikan pidato tahunan di Kongre AS, 5 Februari 2019

Kelanjutan pertemuan Singapura

Trump sebelumnya bertemu bertemu dengan utusan khusus Korea Utara Kim Yong Chol Januari lalu di Gedung Putih untuk membahas rincian pertemuan kedua itu. Washington menuntut agar Pyongyang setuju untuk menyerahkan semua senjata nuklirnya. Sementara Korea Utara mengatakan pihaknya berusaha menghilangkan "ancaman nuklir" dari pasukan militer AS yang ditempatkan di Korea Selatan.

Donald Trump dan Kim Jong Un mengadakan pertemuan puncak pertama di Singapura pada Juni 2018. Inilah pertama kalinya seorang presiden AS bertemu dengan seorang pemimpin Korea Utara. Pertemuan itu segera menjadi sorotan media internasional.

Sejak itu, Korea Utara belum melakukan banyak langkah konkret untuk denuklirisasi, namun para pejabat AS mengatakan, Korea Utara sudah menghentikan uji coba rudal dan nuklirnya. Hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara juga telah membaik dengan meningkatnya kerja sama kedua negara.

Namun Korea Utara selama ini bersikeras bahwa sanksi PBB terhadap negaranya pertama-tama harus dihapus lebih dulu, sebelum mereka mulai memusnahkan hulu ledak nuklir.

Tonton video 00:33

Trump: 'My relationship with Kim Jong Un is a good one'

Mengapa Vietnam jadi tempat pertemuan?

Vietnam memiliki sejarah perang melawan AS. Namun di masa lalu, namun Hanoi dan Washington sekarang memiliki hubungan persahabatan yang baik. Di lain pihak, Vietnam adalah salah satu dari sedikit negara yang memiliki hubungan yang baik dengan Korea Utara

Vietnam dan Korea Utara memiliki hubungan diplomatik sejak tahun 1950, dan Korea Utara pernah mengirim personel angkatan udara ke Vietnam Utara untuk membantu dalam perang melawan Viernam Selatan yang didukung oleh militer AS.

Vietnam juga terletak tidak jauh dari Korea Utara dan bisa dicapai melalui jalur darat. Pimpinan Korea Utara diketahui segan melakukan perjalanan dengan pesawat udara dan biasanya bepergian dengan kereta api.

hp/ap (afp, dpa)

 

Laporan Pilihan

Audio dan Video Terkait