Dialog Shangri-La Singapura: Cina Makin Unjuk Kekuatan | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW | 01.06.2007
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Dialog Shangri-La Singapura: Cina Makin Unjuk Kekuatan

Sampai akhir pekan ini, lebih dari 25 para pejabat pertahanan Asia Pasifik, saling bertukar pikiran dalam pertemuan Dialog Shangri-La, di Singapura.

Pertemuan tahun 2007 ini menitikberatkan pada upaya membahas bersama isu keamanan regional antar negara-negara Asia Pasifik dan kekuatan-kekuatan di luar Asia Pasifik.

Cina mengirimkan pejabat tinggi pertahanannya dalam pertemuan pertahanan Asia Pasific di Singapura. Dikirimnya petinggi Tentara Pembebasan Rakyat China, Jendral Zhang Qisheng menunjukan semakin menguatnya militer negara tirai bambu itu. Dalam pertemuan sebelumnya, negara itu hanya mengirimkan utusan dengan jabatan lebih rendah. Negara adi daya Amerika Serikat tidak ketinggalan. Menteri Pertahanannya, Robert Gates, menyempatkan diri hadir dalam pertemuan yang dikenal sebagai Shangri-La Dialogue tersebut. Banyak anggapan kehadiran Gates untuk mengusir keyakinan bahwa kekuatan pertahanan Amerika Serikat tengah dibayang-bayangi China. China bahkan menaikkan 18 persen anggaran pertahanannya dari 45 milyar dollar Amerika Serikat menjadi antara 85 hingga 120 milyar dollar Amerika Serikat.

Meski demikian, menurut Kepala Program Eksternal Institute of Defence and Strategic Studies, Kwa Chong Guan, bukan berarti kedua negara besar itu dapat mendominasi Dialog Shangri-La:

“Kami menggelar dialog sebagai proses mensosialisasikan pemikiran-pemikiran baru tentang situasi keamanan negara masing-masing. Bertemu di sini bagi kami untuk membawa berbagai agenda masing-masing negara yang berbeda-beda, untuk menjelaskannya satu sama lain, mendiskusikannya dengan yang lain, tapi dengan tidak memaksakan agenda kepada yang lain. Harus bersama-sama berbicara. Ini bukan pertemuan untuk mengambil sebuah kebijakan. Ini adalah pertemuan tidak resmi.”

Dialog Shangri-La, disponsori oleh International Institute for Strategic Studies yang berbasis di London dan wadah pemikir Institute for Defence and Strategic Studies di Singapura. Diadakan setiap tahun, sejak tahun 2002 silam. Bertujuan untuk membangun kepercayaan antar negara dalam suasana pertemuan informal. Seperti diungkapkan Amitav Acharya, pengamat pertahanan kawasan Asia Pasifik dari Singapura:

“Ini langkah baik untuk membawa para pejabat pertahanan negara-negara Asia Pasifik bersama-sama, ini penting untuk membangun kepercayaan. Pertemuan setingkat menteri ini bukan untuk membangun aliansi militer. Tapi berbagi persepsi satu sama lain. Membangun saling pengertian. Ini dialog. Itu sebabnya disebut Shangrila Dialog. Bukan membentuk sekutu keamanan atau apapun itu.”

Selain Robert Gates, pertemuan ini dihadiri pula para petinggi pertahanan dari berbagai negara, seperti Australia, Inggris, Korea Selatan, Prancis, Jepang, Jerman, dan lain-lain.

  • Tanggal 01.06.2007
  • Penulis Ayu Purwaningsih
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CP5l
  • Tanggal 01.06.2007
  • Penulis Ayu Purwaningsih
  • Cetak Cetak halaman ini
  • Permalink https://p.dw.com/p/CP5l
Iklan