Dialog Petersburg Bahas Pembunuhan Politkovskaya | Fokus | DW | 11.10.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Dialog Petersburg Bahas Pembunuhan Politkovskaya

Para penyelenggara Dialog Petersburg meminta para pesertanya dan para wartawan untuk mengheningkan cipta selama 30 detik pada pembukaan dialog tersebut.

Anna Politkovskaya

Anna Politkovskaya

Hal ini untuk mengenang wartawan Rusia, Anna Politskovskaya, yang ditembak oleh seorang yang tidak dikenal di depan rumahnya, Sabtu (07/10) lalu. Ia dibunuh karena mendukung keterbukaan dan juga sebuah dialog kritis, seperti dikatakan oleh Mikhail Gorbatchev, ketua Komisi Pengendali Rusia. Lebih lanjut Gorbatchev berjanji untuk menemukan pelaku pembunuhan ini.

Gorbachev tetapi tidak ingin membahas pertanyaan atas arti dari pembunuhan ini, apakan hal ini suatu tanda akan kurangnya demokrasi dan kebebasan berpendapat di Rusia. Sebagai gantinya, ia mengingatkan bahwa orang harus bersabar dan bertoleransi dalam interaksi dengan Rusia.

Tingkatan demokrasi, yang contohnya dicapai Amerika Serikat dalam waktu 200 tahun, tidak dapat dicapai dalam waktu beberapa tahun saja. Dan juga kepala delegasi Jerman dalam Dialog Petersburg, Lothar de Maiziere, menuntut agar tidak hanya kesulitan saja yang selalu dikritik secara terang-terangan. Memang pembunuhan ini akan dibicarakan dalam Dialog Petersburg, tetapi harus bersama-sama dipikirkan bagaimana masalah-masalah seperti ini dapat ditangani.

Memang kematian sang wartawan ini dibahas di semua kelompok kerja dalam Dialog Petersburg, tetapi disamping masalah tentang demokrasi dan kebebasan berpendapat yang masih harus ditingkatkan, seharusnya dialog ini memfokuskan pada masa depan hubungan Jerman-Rusia. Karena akhir tahun 2007, kontrak kerja sama antara Uni Eropa dan Rusia akan berakhir, demikian dikatakan Gorbatchev.

Menurut Gorbachev, Eropa tidak akan bisa sukses di politik dunia tanpa Rusia. Ia menambahkan, bahwa sikap Jerman yang menjauhkan diri dari Rusia ini mengherankan.

Karena Rusia mempunyai hubungan yang paling baik dengan Jerman setelah Persemakmuran Negara-Negara Merdeka, yang terdiri dari bekas anggota-anggota Uni Soviet. Selasa (10/10) kemarin, masa depan hubungan Jerman-Rusia, juga tentang energi dan ekonomi akan dibahas di tujuh kelompok kerja.

Puncak dari acara ini adalah kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Disini pun, pihak Rusia tidak akan bisa berlindung dari kritik atas pembunuhan Anna Politskovskaya. Kaselir Merkel akan membicarakan hal ini dengan presiden Rusia sambil merujuk pada arti kebebasan pers dan juga kebebasan berpendapat.