Di Jerman Bisa Nonton Teater Gratis Kalau Mau Pakai Lambang Swastika | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW | 18.04.2018
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages
Iklan

Sosbud

Di Jerman Bisa Nonton Teater Gratis Kalau Mau Pakai Lambang Swastika

Satu teater di Jerman menawarkan tiket gratis untuk menyaksikan pertunjukan tentang Hitler bagi penonton yang mau memakai lambang Swastika, yang merupakan simbol Nazi. Alasannya? Eksperimen sosial.

Teater di kota Konstanz di selatan Jerman sedang diinvestigasi karena menjanjikan tiket gratis bagi penonton yang memakai lambang Nazi. Tiket gratis ini ditujukan untuk menonton pertunjukan teater dengan judul yang sama dengan buku karya Adolf Hitler, "Mein Kampf".

Juru bicara kantor jaksa penuntut umum di kota Konstanz di selatan Jerman menyatakan, mereka menerima banyak komplain tentang promosi teater tersebut. Menurut undang-undang Jerman, memakai simbol Nazi di tempat umum adalah tindakan ilegal.

Baca juga: Lonceng Gereja Picu Debat Panjang Tentang Era Nazi di Jerman

"Mein Kampf" akan dipertunjukkan pada tanggal 20 April, yang juga adalah hari ulang tahun Hitler. Pengunjung teater yang mau menonton secara gratis akan diberikan gelang dengan lambang swastika sebelum pertunjukan dimulai. Sementara itu, mereka yang membeli tiket akan diminta untuk mengenakan simbol Bintang David "sebagai tanda solidaritas untuk korban aksi barbarisme", demikian pernyataan teater melalui situs webnya, yang merujuk ke aksi kejam Hitler di peristiwa Holocaust.

Jaksa penuntut umum akan memutuskan apakah aksi teater ini dilindungi undang-undang kebebasan kreasi seni Jerman.

Baca juga: Riset Buktikan Ada Lebih Dari 40.000 Kamp NAZI

Tawaran yang tidak sensitif

Perkumpulan Masyarakat Jerman-Israel menyatakan tawaran ini tidak sensitif. Teater yang bersangkutan mempertahankan ide tersebut dan mengatakan bahwa eksperimen sosial ini dimaksudkan untuk menunjukan betapa mudahnya mengubah karakter seseorang.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang yang mau memakai lambang dari bagian sejarah paling buruk Jerman hanya untuk mendapatkan tiket gratis.

na/vlz (dpa, AFP)

Laporan Pilihan