Calderon Ditetapkan Sebagai Presiden Mexiko | Fokus | DW | 06.09.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Calderon Ditetapkan Sebagai Presiden Mexiko

Pengadilan akhirnya mengesahkan kemenangan Felipe Calderon dalam pemliu Mexiko. Sementara lawannya, Obrador siapkan pemerintahan tandingan.

Felipe Calderon

Felipe Calderon

Setelah pengadilan mengesahkan kemenangannya dalam pemilihan umum dan menetapkannya menjadi presiden baru terpilih, Felipe Calderon langsung menyerukan kesatuan nasional kepada semua kekuatan politik Mexiko.

Dalam pernyataannya, Calderon menetapkan berbagai isu yang akan mendapat prioritas selama masa pemerintahannya. Diantaranya adalah pengentasan kemiskinan, kriminalitas, dan pengangguran.

Sementara saingannya, Lopez Obrador kembali menegaskan sikapnya yang tidak mengakui pemerintahan baru Mexiko di bawah Calderon. Di hadapan ribuan pengikutnya, Obrador menuding Calderon telah memanipulasi proses penghitungan kertas suara.

Obrador juga berencana akan menggelar konvensi nasional pada tanggal 16 September mendatang, guna membahas pembentukan pemerintahan tandingan. Calderon sendiri mengatakan, seruannya untuk kesatuian nasional juga ditujukan kepada musuh-musuh politiknya, termasuk ke dalamnya Lopez Obrador.

Sebagai presiden terpilih, Calderon menegaskan, pemerintahannya akan menggariskan ekonomi modern dan penyempurnaan negara hukum bagi Mexiko sebagai sasaran pembangunan. Selain itu, Calderon juga berharap dapat melakukan dialog konstruktif dengan para anggota parlemen.

Sebagai catatan, partai konservatif pimpinan Calderon berhasil mendapat 204 dari 500 kursi di parlemen dan berhak membentuk pemerintahan dengan cara berkoalisi dengan berbagai partai kecil lainnya.

Sementara itu, Amerika Serikat menyampaikan ucapan selamat kepada Felipe Calderon atas kemenangannya dalam pemilihan umum. Seorang juru bicara Gedung Putih di Washington mengatakan, pengadilan telah memutuskan, bahwa proses penghitungan suara berjalan adil dan terbuka.

Washington berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dan produktif dengan pemerintahan baru Mexiko di bawah Calderon.