Bush Umumkan Pengunduran Rumsfeld | Fokus | DW | 09.11.2006
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Fokus

Bush Umumkan Pengunduran Rumsfeld

Rumsfeld diganti untuk menunjukkan kesediaan Bush menyelesaikan konflik di Irak.

Robert Gates, calon pengganti Rumsfeld

Robert Gates, calon pengganti Rumsfeld

Presiden Amerika Serikat George W Bush, Rabu (09/11) kemarin, mengumumkan pengunduran diri Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld.

"Setelah melakukan rangkaian pembicaraan secara serius, Menteri Rumsfeld dan saya sepakat bahwa sekarang adalah saat ynag tepat untuk kepemimpinan baru di Pentagon. Militer kami telah mengalami perubahan reformasi yang luar biasa selama lima tahun terakhir ini saat berperang melawan teror.“ Demikian dikatakan Bush, ketika menyampaikan pengumuman ini.

Bush menyampaikan hal itu, hanya sehari setelah Partai Republik-nya kalah dalam pemilu Kongres. Kekalahan yang sebagian besar dikarenakan kebijakan Bush terhadap perang di Irak.

Minggu lalu, saat Bush berkampanye untuk memperoleh suara bagi Parta Republik, ia menekankan bahwa Rumsfeld akan tetap memegang jabatannya hingga akhir masa kepresidenan Bush Januari 2009.

Namun, hanya beberapa jam setelah Partai Demokrat memastikan kemenangan mereka, juru bicara partai, Nancy Pelosi, mengatakan, Bush perlu memecat Rumsfeld guna menunjukkan kebersediaannya untuk menyelesaikan konflik di Irak. Dan memang langkah itu lah yang dipilih Bush.

Tapi dalam pengumumannya, Bush tetap menghujani Rumsfeld dengan pujian. "Donald Rumsfeld adalah pemimpin yang hebat dalam masa perubahan ini. Namun ia juga menghargai datangnya perspektif baru saat masa kritis di perang ini. Donald Rumsfeld adalah seorang patriot yang melayani negara ini dengan luar biasa. Ia penasihat dan teman yang dapat dipercaya. Saya sangat berterima kasih atas pengabdiannya bagi negara ini.“

Sanjungan juga diberikan Bush kepada calon pengganti Rumsfeld di Pentagon yang sudah langsung ditetapkannya. Bush akan mengajukan Robert Gates untuk menjadi Menteri Pertahanan yang baru. "Saya meminta Bob Gates untuk bertugas sebagai Menteri Pertahanan. Bob adalah mantan kepala dinas intelejen CIA dan saat ini menjabat sebagai rektor Universitas Texas A&M. Jika disetujui oleh Senat, Bob akan hadir dengan 25 tahun pengalaman keamanan nasional dan reputasi yang hebat sebagai pemimpin yang efektif dengan penilaian yang kuat.“

Bush juga mengungkapkan, bahwa ia membicarakan penunjukan tersebut dengan Gates, hari Minggu lalu (05/11), dua hari menjelang pemilu.

Gates sendiri telah bertugas bagi enam Presiden Amerika Serikat saat ia menjabat sebagai kepala CIA. Gates yang berusia 63 tahun ini antara lain juga bertugas bagi mantan Presiden George Bush, ayah dari Presiden Amerika Serikat saat ini.